Tag

, ,

Sepincuk Tumpang Kebersamaan

Sambal tumpang salah satu masakan khas Jawa Tengah dengan keunikan bumbu tempe semangit (sedikit lewat matang fermentasi) dengan bahan baku tahu tempe berkuah santan sesekali berbonus daging koyor. Aroma jeruk purut dan kencurnya semakin menguar kala disiramkan pada sepincuk nasi plus sayuran biasanya rebusan serutan pepaya muda, aneka sayur serta kremesan karak beras. Semakin berkesan kala disantap di kebun terbuka bersama keluarga dan ‘keluarga besar’ terkasih…..

Terlewat mengikuti event jalan sehat santai keluarga kebun Diplimlim dalam rangka mensyukuri anugerah keluarga dalam kemasan bulan keluarga tahun ini, disajikan kegiatan tahun lalu. Datang di kebun pukul setengah enam pagi peserta jalan santai telah banyak yang hadir. Beberapa eyang-eyang sepuh, pakdhe-budhe, bulik-paklik hingga balita berpadu dalam perarakan ini.

2. Mengakrabkan diri dengan lingkungan

Mengakrabkan diri dengan lingkungan

Priiiit perarakan dimulai, kawula muda sebagai penanggung jawab kegiatan memandu barisan yang mengular. Menyusuri kawasan pemukiman, mari saling semakin mengakrabkan diri dengan lingkungan, perbincangan santai intra dan inter keluarga sambil jalan. Di seberang pekarangan itu keluarga kami tinggal….nah rumah kelg Pakdhe-budhe A masuk dari jalan ini, itu yang antenenya agak condong tertiup angin semalam rumah Paklik-bulik B. Keakraban dijalin, peluh berleleran, saling mendorong dan menarik saat jalan menanjak…. Saat melihat tanaman rimbun sarat buah beberapa pemuda/i berhenti saling bertanya pohon apa ya… nah itulah pohon mlinjo yang buahnya kita nikmati melalui gurihnya emping dan daunnya Ibu masak dalam sayur asem, hehe…

sepincuk tumpang kebersamaan

sepincuk tumpang kebersamaan

Saatnya kembali ke pangkalan kebun. Kiprah kaum ibu yang mendapat tugas menyiapkan sarapan mendapat serbuan acungan jempol, antar blok kebun menyajikan masakan menu sama sambal tumpang dengan aneka kreasi. Tukang kebun mengambil pincuk dan nasi dari blok A, diisi sayuran dari blok B, disiram sambal tumpang dari blok C dan taburan kremukan karak dari blok D. Sungguh nikmatnya sepincuk tumpang dalam siraman kebersamaan keluarga inti dan keluarga besar dalam masyarakat yang diperjumpakan.

Pemanis kebersamaan

Pemanis kebersamaan

Sambil menikmati hiburan yang disajikan oleh beberapa keluarga, acara undian bingkisanpun dimulai. Horeee dapet….binar wajah kanak-kanak menyelingi senyum gembira warga dewasa yang mendapat bingkisan.

Menyelinap ke bagian lain kebun, beberapa sahabat yang menggawangi layanan kesehatan beraksi dalam pelayanan pemeriksaan serta layanan donor darah. Bersukacita melalui berbagi…

5. Bersama menuju finish

Bersama menuju finish

Kembali ke halaman depan riuh rendah teriakan supporter menyemangati timnya dalam permainan memindahkan balok/blok secara berkelompok menuju finish yang ditetapkan. Kesigapan, ketangkasan serta kerjasama penuh semangat sedang digalang. Hingga saatnya tersaji permainan cantik, satu tim yang sudah hampir mencapai finish terlihat berlama-lama menggeser balok hanya dalam hitungan cm. ooh ternyata tim ini sedang menanti sambil menyemangati tim satunya agar tidak patah semangat. Saat kedua tim hanya beberapa cm menjelang finish, mereka tetap saling mempersilahkan mendahului hingga tim yang tadinya ketinggalan dan berpeluh mengejar ketertinggalan tak kuat lagi langsung menaruh balok ke seberang garis finish. Siapa yang menang tak lagi menjadi terpenting, meski ini suatu permainan. Eloknya bila tim yang bertanding memaknai tim lawan sebagai kawan seperjuangan mencapai finish.

Syukur atas keluarga......

Syukur atas keluarga……

Saatnya pulang, matahari semakin terik mengirim panasnya. Hayoo adik-adik, mari kita kumpulkan sampah kita, biar petugas kebersihan esok hari tetap tersenyum riang melihat gundukan sampah telah tertata. Menengok pojok kebun selintas Nampak rumpun bakung putih wakil keluarga yang semakin menonjol keindahannya karena berada dalam lingkungan keluarga cemara maupun keluarga besar kebun. Syukur atas keluarga……..