Tag

, ,

Nyambangi Cileungsi

Mas Ragil berkhabar, menclok sejenak di Cileungsi. Cileungsi mengulik jalur wira wiri belasan tahun lalu. Saat suntuk dari cangkulan kebun Kota Hujan, hiburannya naik bus Bogor Bekasi via Jl Narogong Cileungsi. Bercanda dengan keluarga S6.

Cileungsi-pasokan pangan-lingkungan nyaman bonus kali Cikeas

Di mana sih Cileungsi? Kecamatan Cileungsi berada di arah Timur Laut Kabupaten Bogor. Bagian dari kantong pemukiman pendukung Jakarta dengan jargon Jabodetabek. Kawasan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang dan Bekasi.

Belasan tahun lalu masih sangat mudah diakses dari toll Jagorawi melalui pintu Cibubur. Jreeng… melalui ruas jalan besar Transyogi atau Cibubur alternatf. Penghubung aneka perumahan semisal Puri Sriwedari, Raffless Hills, Legenda Wisata, Kota Wisata merangkum Kecamatan Gunung Putri, Cileungsi hingga Jonggol.

Kini ruas Cibubur alternatif menjadi momok, macet sepanjang waktu terutama pada jam kerja.Semoga jalur toll penghubung segera rampung ya, menyambung ruas toll pendek Cibubur-Citra grand.

Eh kembali ke judul. Menata jadwal, simbok digendong gocar dari Tapos, Depok menuju pemukiman LPR di jl Narogong, Cilengsi. Menyusuri Jl Leuwinanggung, belok ke jl Cikeas, lanjut jl Gunung Putri. Utamanya menghindari jl Cibubur alternatif. Memangkas jalur ini, masuk melalui Kota Wisata yang lebar jalurnya, keluar di jl Narogong menghindari kemacetan di area pasar Cileungsi.

Berbekal peta google dan percaya driver gocar, simbok meyakinkan mbak mas akan nostalgia selusuri jalur Cileungsi. Memasuki bolevard Palem Raya teringat belasan tahun lalu di sini lah turun bus disambung naik becak.

Jarak Tapos-Cileungsi yang tidak terlalu jauh ditempuh 50 menitan, penanda tingkat kemacetan yang lumayan tinggi. Muncul gejala larisnya perumahan yang mengklaim sekian menit dari pintu toll atau toll yang mengular menjangkau kantong pemukiman. Seperti keluarga S6 yang bergeser mendekati ruas toll.

Eh merasa menata jadwal dengan luwes, pk 12an sampai kost mas Ragil, ngobrol santai sambil maksi bareng hingga pk 14an. Trus balik agar selaras masing-masing jadwal. Pola kerja dari rumah membutuhkan fleksibelitas. Ternyata pk 13 mas Ragil ada temu daring.

Baiklah tetap dinikmati. Rencana maksi santai sekitar Kota Wisata diskip aja. Makan siang di sekitar perumahan, bergegas temu daring dan simboknya nyantai anteng dari blusukan lingkungan tinggal karena hujan. Ayem mengetahui kost mas Ragil dekat banyak makanan pun lingkungan nyaman, dasar simbok kriterianya sederhana banget.

Sebenarnya terbayang di Cileungsi ada beberapa sahabat ngeblog. Bunda peri gigi tak terlalu jauh, eh tentunya beliau juga sedang sibuk melayani pasien. Pun Uni Ysalma rasanya berada di kawasan ini. Keterbatasan waktu dan suasana pandemi masing-masing mencoba menjaga kontak sehat.

Sesuai rencana, pk 14.20an simbok pamitan, kembali digendong gocar melalui jalur seperti keberangkatan. Melongok Kali Cikeas yang membelah Kota Wisata. Menikmati jalan yang melintas pemukiman penduduk, bonus suasana kebun dengan tampilan buah rambutan memerah di pohon. Sesaat nyambangi Cileungsi, kunjungan akhir 2021.