Tag

, ,

Singgah di Kota Tintin

Rumah Tintin…

Hii Tintin..

Saat Anda sempat singgah di kota Brussel, Belgia, hal apakah yang sangat diinginkan? Atomium yang fenomenal? OK.. Mengunjungi anak kecil pipis si Manekin Pis? Menarik.. mencicip aneka potongan cokelat yang ditawarkan, bukankah Brussel kota cokelat? Pastinya nyam..nyamm.

Keinginan sederhana saya adalah jumpa pernik Hercule Poirot juga Tintin. Hercule Poirot… Detektif fiktif asal Belgia yang luar biasa pintar dalam buku karya pengarang tenar Agatha Christie asal Inggris. Selalu menikmati sajian Agatha Christie, mencoba mengikuti alur kerja sel-sel kelabu di otak Hercule Poirot. Namun sayang saya tidak berjumpa jejaknya, begitupun saat saya tanyakan kepada mas pemandu tur beliau merasa aneh dengan rasa ingin tahu saya, ooh baiklah beda generasi dan kesukaan bacaan.

Tintin dan Kapten Haddock

Begitupun jejak Tintin. Jejak awal terlihat di tembok pertokoan, trio Tintin, Kapten Haddock dan Snowy berkejaran di tangga. Mencoba mengikuti gaya Snowy mengendusnya, ooh menemukan rumah Tintin saat hendak pulang dan rombongan bergegas menengok si Janekin Pis. Meski terburu-buru saya melesat masuk ke berandanya tidak berani masuk ke ruangan takut kalap waktu dan ketinggalan rombongan. Sedikit terobati dengan beberapa foto yang saat saya kirim ke jagoan (yang kini sudah pada dewasa) sungguh senang sekali seru mereka, sayang ya tidak sempat membeli atribut seputar Tintin.

Pintu rumah Tintin…

Para sahabat kenal dengan Petualangan Tintin kan ya. Serial komik yang dikarang oleh Herge dari Belgia. Herge merupakan pseudonim dari Georges Remi yang dituliskan menjadi RG dan dieja sebagai Herge dalam bahasa Perancis.

Buku Tintin…

Masa kecil kami, kami cukup puas dengan meminjam dari sahabat. Terkenang dengan Tintin si wartawan muda yang suka berpetualang ditemani Snowy yang aslinya Milou yang diduga berkaitan dengan nama teman dekat Herge sang pengarang. Kami bisa sangat jengkel dengan Kapten Haddock dengan umpatan andalannya..sejuta topan badai.. Atau terpukau dengan kejeniusan Profesor Calculus. Bisa jadi haduh mangkel dengan ulah detektif Thomson dan Thompson. Saat adik S6 belajar menyanyi dan melengking-lengking, kami kakaknya menjulukinya Bianca Castafiore sang penyanyi opera dalam komik ini.

Pesawat Tintin

Tintin dan Snowy…

Saat jagoan usia membaca, bersyukur kami selaku orang tua sudah bisa membeli beberapa bukunya dan meneruskan hobi membaca komik Tintin ini. Terbitan Indira seingat saya dan para om buliknya masih tetap ikutan berebut membacanya. Cerutu Sang Firaun, Lotus Biru, Harta Karun Rackham Merah adalah sebagian judul yang melekat diingatan. Kini ada terbitan Gramedia yang lebih baru dengan penamaan yang dikembalikan ke asalnya semisal si Snowy menjadi Milou. Berharap yunior para jagoan nantinya juga dapat menikmati hebohnya serial Tintin. [eh koq ngayal dan ngatur ya, bukankah setiap generasi memiliki tokoh pujaannya sendiri, si emak segera sadar diri]

Hii Snowy eh Miloa…

Inilah ceracauan singkat gegara singgah sesaat di Kota Tintin. Kenalkah sahabat dengan serial komik Tintin? Atau Tokoh komik masa kini siapakah idola sahabat? Salam komik…

Iklan