Tag

,

Ketika Anak Burung Belajar Hinggap di Dahan

Anak Burung Belajar Hinggap di Dahan

Anak Burung Belajar Hinggap di Dahan

Keluarga burung sungguh bersyukur menikmati saat/peristiwa yang membahagiakan diantaranya (1) saat sang induk mempersiapkan anak-anaknya belajar mengepakkan sayapnya (2) saat sang anak-anak burung belajar  terbang, dan kini (3) ketika anak burung belajar hinggap di dahan. Ini masih tentang kisah keluarga burung dengan ke3 anak-anaknya yang tinggal di sarang sederhana yang hangat dengan alas kasih rerumputan kering di tepian rawa.

Belajar mengepakkan sayap, mencoba dan berlatih terbang hingga belajar meninggalkan sarang adalah hakikat dari setiap anak burung, meski kami induk burung berkilah mengapa harus pergi jauh naaak, tengoklah betapa rumpun gelagah di sekitar rawa masih cukup luas. Ah, itu hanya cara semu induk mencoba memperpanjang masa kruntelan kami, dan kami yakin induk sudah tahu kapan saatnya kami secara berurutan akan belajar tinggalkan sarang, belajar hinggap di dahan, demikian sahutan pastinya.

Nyuwun pangestu ya induuuk demikian pinta si anak burung sulung untuk belajar tinggalkan sarang menuju rimba hutan beton, ada dahan pohon karet, pernah pula berteduh di rumpun Kebon Kacang. Melintas berkenalan sejenak dengan burung N. nippon; melongok ke sarang Elang Gilas yang menurutnya elegan, sarat kekuatan dan harga diri; mengelus peranti lunak burung besi berlogo Burung Biru. Belajar hinggap dari dahan ke dahan berguru pada rimba kehidupan.

Menyusul kemudian si nengah panunjul, induuuk saatnya aku belajar tinggalkan sarang, berangkat dari rumpun glagah tepian rawa menuju hutan rimba beton, tempat Elang Bondol nan gagah bersarang. Ada kalanya sejenak melayang menuju tepian sarang burung Enggang ataupun berseru horas tatkala berkunjung ke sarang Beo Nias. Proses belajar hinggap di dahan….

Sementara kakak-kakak burung belajar tinggalkan sarang, kaki si bungsupun berlatih kuat mencengkeram, sayapnya mulai ringan berkembang pun paruhnya mulai belajar tangkas mematuk, siap belajar terbang sesekala. Rintang kecil rentang dekat dengan riang mulai dicoba Student Encounter dengan University of KinDAI Himeji Hyogo, berceloteh bersama kawanan Beswan berdaun runcing, belajar mendengar kicauan di ajang ASEAN conference students in building integrity. Berlatih dan bergembira begitu semboyannya menikmati masa bermain anak burung.

Saat tinggalkan sarang dan belajar hinggap di dahan, mulailah dari dahan bawah nak, dahannya cukup besar pun bidang pijakannya lapang, semakin tinggi dahan tempatmu hinggap, ukuran dahannya semakin kecil, antrian yang menunggu juga berjubel, dan terpaan angin lebih terasa. Setiap keluarga burung menghadapi masa itu masa anak burung belajar tinggalkan sarang, bahkan akan tiba masanya anak burung belajar membangun sarang. Semua indah pada masanya.

Serial Keluarga Burung:
Saat Anak Burung Belajar Terbang
Saat Anak Burung Belajar Hinggap di Dahan

Iklan