Tag

, ,

Snorkeling yook ke Pantai Sadranan

Pantai Sadranan…snorkeling

Memenuhi janji kepada teruna kebun yang telah bekerja keras selama semusim, jadilah kami jeng-jeng bersama. Teruna kebun berembug hendak ke Pantai Sadranan, Gunung Kidul (GK) DIY untuk snorkeling. Yook ikuti ceritanya…

Rencana berangkat pk 05 pagi jadi molor, undur dan keluar dari kota Salatiga pk 06. Emak kebun duduk manis, seluruh kendali perdolanan diserah komandokan kepada para teruna. Mengikuti tuntunan GPS diselingi sedikit nyasar dan gunakan penduduk sekitar (gps) alias bertanya arah, kami sampai di kecamatan Semanu pk 09.12. Mari sarapan dulu di RM Nasi Merah Pari Gogo. Sila coba menu-menu khas Gunung Kidul. Ooh ada foto jejak kehadiran RI1 Pak Jokowi di warung ini, pantesan wirawiri review menunya.

Pantai Sadranan

Lanjut yook, penanda pk 11an, kami sampai di Pantai Sadranan. Wuuiihh ramai sekali, parkiran penuh, kunjungan seminggu sebelum bulan puasa. Teruna kebun merunut provider snorkeling yang banyak berjajar di sepanjang pantai. Emak kebun mengikuti arus mereka saja sambil santai leyeh-leyeh di gazebo tepian pantai. Menikmati degan eh kelapa muda utuh dengan aroma pasir pantai sungguh terasa nikmat.

Snorkeling Sadranan

Pantai Sadranan terkenal sebagai kawasan pantai yang enak nyaman untuk snorkeling. Kunjungan kami sebelumnya bersama para dulur bolo dhupakan ke pantai Nglambor yang juga terkenal dengan snorkelingnya, disajikan pada postingan sepasang kura-kura ndlosor di pantai Nglambor. Yup kini Sadranan dan Nglambor, sepasang tempat snorkeling di GK.

Mas pengelola snorkeling yang disewa teruna kebun mengatakan, Sadranan perlu publikasi biar banyak pengunjung. Hehe para pengelola pariwisata sangat peduli dengan publikasi. Sebaliknya untuk publikasi, para pewarta juga sangat perlu kerjasama profesionalitas dalam pelayanan wisata. Kerjasama antara pengelola wisata, publikasi dan tentunya edukasi perilaku pengunjung sangat menentukan kemeriahan tempat wisata.

Pengunjung Pantai Sadranan

Hampir seluruh permukaan pantai penuh pengunjung, dari pojok Barat berbatasan tebing karang hingga pojok Timur hampir tiada sela. Sulit juga mengambil foto tanpa latar belakang keriuhan pengunjung. Pengunjung dapat melakukan aneka aktivitas mulai dari keceh, bermain air.

Haru syukur melihat dari jauh keriangan seorang kakek yang bermain air dengan cucunya, sesekali sang nenek dan ortu sang cucu menimpali, nampaknya merekapun mendedikasikan waktu bercanda antara cucu dengan kakeknya. Kelompok lain nampaknya kegiatan outing dengan aba-aba menggelegar bergulingan di tepian pantai dilanjutkan beramai-ramai nyemplung ke laut.

Tebing karang di bagian Barat pantai Sadranan

Snorkeling, amatan flora fauna bawah laut sangat bergantung dari kondisi alam. Visibilitas, keterlihatan bawah air laut bergantung pada derajat kebeningan dan alunan gelombang pasang surut. Mas pengelola snorkeling menyatakan, waktu terbaik setelah pk 13an. Ya wis sambil menunggu waktu para teruna kebun snorkeling, kami orientasi pantai sedikit lanjut berteduh.

berteduh di gazebo Pantai Sadranan

Posisi terjernih snorkeling ada di sekitar pulau kecil yang berada di depan pantai. Keberadaan pulau tersebut menjadi semacam perisai menenangkan hempasan ombak sehingga laut diantaranya tenang jernih untuk melihat biota laut.

pulau di hadapan pantai Sadranan

ikon Pantai Sadranan

Usai para teruna snorkeling dan puas bermain di pantai, saatnya panggilan perut harus dipenuhi. Cara paling mudah adalah bertanya kepada mas pengelola snorkeling yang disewa, dan diantarlah kami ke pondok makan Mbah Google. Beneran loh namanya mbah Google. Mau duduk di kursi meja di warung atau mau duduk di Gazebo. Kami pesan paketan lengkap disantap ber 7, 1 bakul nasi, ikan bakar, udang tepung, cumi asam manis serta ca kangkung.

Teruna Kebun pecinta samudera

Oh ya biaya tiket masuk pantai Sadranan ini murah loh dan mencakup banyak tempat wisata, diantaranya Pantai Baron, Drini, Krakal, Slili, Sundak dll. Bila berdiri di pantai Sadranan, menengok ke kanan ke arah Barat, terlihat ikon Pantai Krakal yang menjulang, juga hanya sekian langkah ke pantai Slili. Menengok ke arah kiri di sebelah Timur terkihat deretan Sundak. Dengan memperhatikan saat tepat tuk snorkeling, pengunjung dapat menikmati dahulu deretan pantai yang lain yang saling berdekatan.

Pk 15.23an kami undur diri dari pantai Sadranan. Di perjalanan pulang terpikat dengan situs kebumian geosite gua Ngingrong, semoga dapat menuliskannya di postingan lain. [Situs kebumian Ngingrong, komponen UNESCO global geopark Gunung Sewu, disajikan di kompasiana ya] Terpikat hendak snorkeling? Yook ke Pantai Sadranan, Gunung Kidul, DIY….