Tag

, , , ,

Pesona Garengpung

Sejak beberapa hari lalu atmosfer sekitar rumah dan kebun dipenuhi demo akustik yang indah, harmoni nada dari paduan suara tonggeret atau garengpung (Jawa). Ditelinga saya bunyinya terdengar uir …. uir….uir….atau ier ..ier… Dinamika suara dari pagi hingga malam sangat bervariasi, keras menggeletar penuh semangat di pagi hari, sementara di sore hingga malam hari terdengar melembut mendayu.

Alampun mengingatkan bahwa inilah mangsa kasanga yang dicandra dengan wedharing wacånå mulyå (“munculnya suara-suara mulia” yaitu beberapa hewan mulai bersuara untuk memikat lawan jenis). Wah pesta audisi tonggeret jantan memikat si betina melalui keunggulan suaranya demi meneruskan siklus kehidupan hingga akhir jaman. Menghasilkan simfoni alam yang mempesona, yang dilekatkan pada postingan kebun tepat setahun yang lalu.

Garengpung memiliki ‘kesamaan’ dengan Gareng loh …. Lho koq bisa, mari simak di postingan ‘Antara Gareng dan Garengpung (Belajar dari Pengetahuan dan Kearifan Lokal)’ yang diposting di kebun satunya. Selamat menikmati simfoni alam merdu garengpung di sekitar sahabat.

Iklan