Tag

,

Antologi Kopi dan Telaga

Antologi kopi dan telaga

Antologi, kosa kata yang akrab dengan karya sastra. Semisal antologi puisi juga cerpen. Secara harafiah antologi bermakna rangkaian bunga. Penjelasan makna antologi sebagai padatan bunga rampai karya.

Artikel ini tidak akan mengulas antologi karya sastra. Penjejak penasaran awal saat Mas mbak Tengah mengajak simbok usai sarap siang sekaligus nostalgia Taman Kencana. Nggak kuat makan berat loh. Tenang ini tentang ngopi ringan di tepi telaga.

Telaga tepi jalan

Ooh lokasi yang ditujunya adalah Telaga Kuring di kawasan Sentul. Beberapa kali melewatinya karena sejalan dengan Taman Budaya. Panorama alamnya terlihat api dari jalan utama, pun kerlip lampu yang memantul dari di telaga saat sore hari hadirkan suasana menawan.

Alamak pengunjungnya berjubel. Tersebar pada beberapa jujugan kuliner. Mari menuju pojok kiri dari pintu masuk. Bangunan putih berdinding kaca. Spot favorit adalah balkon lantai atas dengan pandangan bebas ke seluruh penjuru telaga. Ngopi santai bercengkerama dengan kerabat berpaungkan alam.

Aneka komunitas terlihat dari seragam yang dikenakannya memenuhi antologi kopi. Tersebab kondisi, kami menikmati secangkir kopi di teras depan terbuka. Alamak ini antologi beneran. Sisi lain yang biasanya menyesap kopi dengan santai seteguk demi seteguk, banyakkannya bersendaugurau. Nah simbok meneguk kopi ala makglenggeng alias teguk tandas. Segera angkat kaki menjaga komitmen jaga jarak.

Usah kecewa. Mengelilingi telaga juga cara antologi. Ini mah, bunga rampai telaga. Telaga yang berada tepat di sisi jalan utama Sentul. Memiliki jalur pejalan yang tertata rapi. Sisi seberang dari deretan kuliner. Sehingga terasa sangat lengang.

Telaga teduh

Hampir tidak ketemu pengunjung. Meletik gagasan kapan-kapan ajak cucan jalan-jalan di tepi telaga. Seolah sambung hati, tetiba jumpa satu-satunya pengeliling telaga. Seorang ibu yang mendorong stroller balita diiringi seorang bocah cilik yang juga asiik bercengkerama dengan alam. Wah kemewahan besar serasa empunya telaga.

Pengenalan telaga

Simbok kebun tertarik dengan cara pengelola merawat lansekap pertamanan. Salah satunya adalah pembibitan tanaman (nursery). Asiik loh, pembibitan dilakukan langsung di tepian telaga, tersebar di beberapa spot dengan pembatas jaring. Sekaligus menjadi dekorasi lansekap.

Pembibitan tanaman air di telaga

Nopember saatnya flamboyan berbunga. Nah latar flamboyan berbunga warna gonjreng di seberang telaga semakin membuat cantik. Pigura gonjreng dari luasan telaga. Atau cara lain mengintip telaga dari lengkung trembesi yang menjuntai ke air.

trembesi tepi telaga

Nah kan jadinya antologi telaga. Ada lagi seolah taman bebatuan dengan kumpulan lili putih mini. Terbayang keluarga kurcaci bermain di tepian telaga. Belum lagi jajaran tanaman bunga kupu-kupu yang memagari telaga memberi efek tenang dan segar.

telaga hati

Sementara puas dengan antologi telaga. Masih kepingin datang lagi, duduk menghampar di rerumputan di keteduhan pohon rindang tepian telaga. Ingin juga mencicipi kuliner tradisional (gemblong dan serabi) yang berjajar di tepian telaga di antara jajaran kekinian.

Terima kasih aneka rasa antologi telaga.