Tag

, , , , ,

Halaman Mungil Mas Tengah

Taiwan beauty putih ungu

Wow kemurahan hati Mas Tengah… ‘Induk, bantu mengubah halaman mungil  sekitar 2m x1,5m berumput liar dengan tanaman ya’ Pilihan tanaman mirip di rumah Salatiga, ada Taiwan beauty, lili dan rumput. Itu cerita di akhir tahun 2017.

Babat rumput liar oleh pak taman, 31 Des 2017

Tanaman awal halaman mungil

Yuup, mari minta Bapak penjual tanaman hias tetangga rumah mas Tengah tuk mengukur lahan, membersihkan rumput. Kami membeli kompos, beberapa tanaman Taiwan beauty, lili kucai biar beda dengan lili paris di Salatiga, star jasmine dan rumput gajah mini. Tolong tanaman ciplukan yang tumbuh liar jangan dicabut ya Pak, biar berbuah.

Paket bisnis penjual tanaman hias, mulai membersihkan, memupuk, suplai bahan hingga tanam. Menjual tanaman, pupuk sekaligus tenaga. Kecenderungan pedagang menanam rapat biar segera tampak indah dan sekaligus laku banyak tanaman. Ketemu emak kebun yang membeli lebih banyak kompos dan meminta mencangkul lebih gembur. Menanam agak jarang toh dengan disiram akan segera berkembang menjadi penuh.

Kunjungan 2,5 bulan berikutnya di Maret 2018. Tanaman ciplukan sudah tiada, sebelumnya pernah dikirimi mas Ragil foto panen ciplukan. Hamparan rumput gajah mini sudah memenuhi halaman mini. Taiwan beauty putih ungu tumbuh subur. Pun rumpun lili kucai melebat. Kuntum putih star jasmin terlihat banyak.

Halaman mungil 31 Maret 2018

star jasmine mulai merimbun, Maret 2018

lili kucai dengan rumpun penuh, Maret 2018

‘Boleh deh Ma, ditambahi anggrek biar terasa di rumah Salatiga’ Weleh Mas, kalau mau anggrek bulan kayak di rumah, halaman mungilmu terlalu panas. Baik, mari kita modifikasi dengan anggrek jenis dendrobium ya.

Penjual anggrek Leuwinanggung

Kamipun belanja di penjaja tanaman hias di Leuwinanggung sekitar Citra Grand. Tampilan Dendrobium segar-segar aneka warna. Mengadopsi penanaman dengan media sabut kelapa. Sebagai langkah awal kami pilih 4 pot anggrek aneka warna, 1 pot ekor tupai dan 1 pot soka India.

anggrek di media sabut kelapa di penjual anggrek Leuwinanggung

Anggrek dendrobium kami ikatkan ke pilar yang menerima sinar matahari penuh. Pot ekor tupai dan soka tinggal tata, karena dari penjual sudah kami minta ganti media tanam sekalian. Jadilah halaman mungil sedikit meriah.

Anggrek Dendro dkk, Maret 2018

anggrek Dendrobium di pilar

Kunjungan berikutnya di bulan Juni, Okt, Des 2018, Feb 2019. Tinggal pantau saja, menjarangkan yang terlalu rapat. Secara berkala undang bapak penjual tanaman untuk mencabuti rumput liar. Hanya menambahkan 1 tanaman puring hias penyeimbang warna hijau rumput dengan puring merah kekuningan.

Kewalahan dengan kecepatan pertumbuhan lili kucai, dicabutlah oleh mas tengah dan dibuang. Halah Mas, panggil pak taman penjual tanaman, kan bisa diberikan dan akan ditangkarkan beliau jadi banyak dagangan

Anggrek dendro tumbuh subur. Bunganya hampir tiada henti. Terutama dari rumpun dendro putih. Terima kasih ya Mas Tengah, boleh ikut menata halaman mungil susuhmu.