Tag

,

Teksturwati Merenda Rindu

Teksturwati Januari 2020

Rasanya sepanjang menulis, blog ini tidak pernah membukukan postingan secara sengaja memuat foto orang dan nama. Namun selalu ada pengecualian dan kata pertama. Nah kali ini akan membekukan kenangan teksturwati merenda rindu.

Mengangkat kisah di akhir Januari 2020. Yuup saat awal pandemi COVID 19, sebelum dinyatakan saatnya PSBB Maret 2020. Berawal dari undangan Mbak En mengajak kumpul.

Menyoal teksturwati tidak lepas dari gugus tekstur. Kumpulan kami anak bumi angkatan 151413 rentang tahun masuk 76-78. Lah kini menjadi himpunan nenek, oma, nini pun yangti.

Duluuu kami sering bilang kami perempuan pemberani. Lah jumlah kami hanya 10% dari populasi. Kelompok yang didominasi para lelaki. Sering ada celetukan, duh perempuan penyuka blusukan berbekal bor tanah, hehe. Eh ada bonusnya berbuah sekian pasangan yang difasilitasi oleh tekstur-teksturwati.

Kembali menyoal undangan Mbak En tuk ngariung merenda rindu di Kafe Betawi, Cilandak Town Square (CITOS). Pastinya menggetarkan kaki simbok kebun tuk melangkah. Sekalian menengok anak-anak di susuh masing-masing.

Perjumpaan para simbah oma dirancang di hari kerja agar tidak mengurangi waktu kumpul keluarga. Simbokpun meyakinkan anak-anak agar mereka tenang bekerja. Kan simbok bersahabat dengan taksol berbekal aplikasi pasti nyampai ke venue.

Terharu banget pertemuan para mamak ini. Diantara kami ada yang relatif sering berjumpa. Namun ada yang baru jumpa setelah hampir 4 dekade berpisah. Kebayang kan riuhnya 9 emak plus ada pengawal anak pun cucu. Delapan mamak bermukim di Jabodetabek dan simbok dari udik riuh berceloteh.

Terentang jeda waktu panjang, dari pemudi semangat tinggi hingga kini kami salin rupa. Bermahkotakan rambut putih, tenang kagak kelihatan koq. Berbobot dari timbangan semampai hingga kelebihan bobot. Pergeseran dari pencari kerja hingga sebagian besar kami sudah masa pensiun.

Terima kasih mbak En, Uni Nid, Uni Wiet, mbak Sari, mbak Ar, mbak Noen, Teh Met, Lin kita bisa ngariung bareng. Merenda rindu bersama. Salam hangat tuk teksturwati yang tersebar di Medan, Malang, Solo dll. Lain kali jumpa lagi.

Sempat dirancang dan disepakati pertengahan 2020 ngumpul dolan bareng wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Lokasi yang mudah diakses dari aneka penjuru sahabat teksturwati bermukim. Ooh kenyataan pandemi menderas global.

[Postingan ini sebagai penyemangat agenda Tekstur Java Overland Nduren Tour yang sedang berlangsung]