Pesona Pecel Keong

Alkisah sepasang petani di pinggiran Rawa Pening mengawali aktivitas hariannya dalam sebuah pinta: Ya Tuhan …. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya. Diperlihatkan kepada bu tani bahwa di sepanjang pematang sawah terdapat berbagai jenis tanaman yang dapat dimakan. Di sepanjang aliran air menuju sawah, pak tani mendapatkan jenis keong yang aman dimakan, juga belut (unagi) lezat dari lumpur persawahan. Jadilah paduan sayur dengan lauk keong ataupun belut.

Warung mbak Toen

Warung Pecel Keong, mbak Toen

Hal tersebut menginspirasi banyak pedagang makanan diantaranya mbak Toen yang membuka warung makan di depan Obyek Wisata Pemandian Muncul di tepian Rawa Pening dengan menu andalan pecel keong maupun pecel belut. Begitu warung dibuka pembelipun berdatangan. menu yang disajikan cukup bervariasi dengan harga terjangkau.

pecel keong

Sepiring pecel keong

Bagaimana fakta gizi dari satu piring menu tersebut? Sumber karbohidrat dari nasi dan atau mi goreng. Sumber protein berasal dari keong/belut/asesori lauk yang lain. Serat, vitamin dan mineral dari kombinasi sayuran pecel dan lemak dari aneka gorengan serta kacang tanah (sambel pecel).

ubarampe pecel keong

Ubarampe pecel keong

Diijinkan menengok ke bagian belakang warung nampak kesibukan proses penyiapan makanan. Tampah/nyiru berisi belut mentah, pemasakan keong dengan tungku berbahan bakar kayu bakar juga lumpang dan alu alat menumbuk sambel pecel. Tertarik untuk mencicipinya? Pemandian Muncul terletak antara Ambarawa dengan Salatiga melalui jalur Banyubiru.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.