Tag

, , ,

Kalanchoe Kuning Mbabar Diri

Kalanchoe Kuning Mbabar Diri

Meski belum sepasar postingan Pesona Kuning Kemilau ini digelar, yah sejak Senen Pahing, misteri rara kuning ini harus dibabar agar kuntumnya semakin mekar. Berbekal paparan penampakan dan kata sandi “manusia pengemban titah menjaga bumi menamainya dengan aneka sebutan, lucu-lucu bahkan bagian tubuh fauna golongan unggaspun dilekatkan padanya” penilik setia kebun rynari dimohon menebaknya. Siapakah dia, itulah bunga cocor bebek atau suru bebek atau Kalanchoe sp .

kalanchoe kuning-cocor bebek-suru bebek

kalanchoe kuning-cocor bebek-suru bebek

Kalanchoe merupakan genus dengan ratusan spesies dengan aneka keelokan serta manfaat diantaranya sebagai tanaman hias, obat herbal maupun insektisida nabati. Nama ini dilaporkan berasal dari Bahasa China “Kalan Chauhuy” yang bermakna “that which falls and grows”

Lalu, siapakah gerangan sahabat yang ikut main tebak-tebakan kebun? Terima kasih Uni YSalma dan Mbakyu Lois yang berkenan bersama main sosor bebek. Penilik kebun yang awal  menengok rara kuning Jeng Elly dari DE dan Mbak Chrismana”bee” Berkelit dengan ketatnya penjagaan di karantina, Kalanchoe dadah..dadah..lalu menuju ke genggaman ratu lebah pemuja senja yang melintas di Kopeng. Terima kasih para sahabat….

Buku Bersampul Kuning, Buka-bukaan Blogger

Berawal dari kemurahan hati Pakdhe Cholik Komandan Blogcamp, 13 penulis blog didhapuk menulis buku secara kroyokan. Jeng Haya Alliya Zaki dan Mas Rudy G. Aswan ketiban sampur menjadi penata lakunya sekaligus menggawangi kepyakannya yang dikawal oleh Pak A.M. Azzet. Melalui perapatan akbar yang digelar di FB disepakati penulisan Buku Buka-bukaan Ala Blogger Kondang(an). Yup jadilah tukang kebun ikut setor jari nyempil di buku tersebut.

Kroyokan Buku Blogging

Antologi Buku Blogging

Cuplikan dan resensi buku tersebut oleh para Srikandi, Jeng Lianny Hendrawati, Jeng Diah Kusumastuti, Jeng Sari Widiarti maupun Jeng Melani Ika Savitri dapat dinikmati di link terkait. Cuplikan alit dari Jeng Sari dan Jeng Aii Vitri menghangatkan hati, mampu bermakna sebagai pemacu pertumbuhan bibit menulis. “Blogsphere atau dunia blog bagaikan kawah chandradimuka di mana setiap pelakunya ditempa untuk lebih terampil dalam mengasah, meramu ide, dan kreatif menyajikannya serta menjadi pribadi yang humanis interaktif.” (hal. 124) [secara wantah, kawah candradimuka bersebelahan dengan petak kebun, mengasah bagian keseharian dan menjadi pribadi humanis interaktif jadi acuan perbaikan serta perkembangan diri]

Kalanchoe dan Menulis Buku

Apa ya hubungan antara kalanchoe dan menulis buku….. Bila Kalan Chauhuy bermakna “yang jatuh dan tumbuh” sebuah proses induksi dan regenerasi, begitupun persahabatan sesama blogger. Setiap individu yang berinteraksi saling mempengaruhi. Sesuatu yang ‘jatuh’ melalui postingan membuat pembacanya bertumbuh. Apresiasi kepada setiap individu yang berbaik hati ‘menebarkan mutiara pemikirannya’ yang menginspirasi kami setiap pembaca postingan sahabat. Salam pembelajar.

Iklan