Tag

, , , ,

Tebak-tebakan Hore ala Kebun

Pada saat mendapat tugas di kelas penyambutan teruna kebun baru, saya mengajukan pertanyaan: “kapan perang Padri terjadi?” Suasana dangau langsung sepi, lah iya masing-masing peserta sibuk membatin, kapan ya? “Baiklah kalau tidak ingat tidak mengapa, pastinya pernah mendengar topik tersebut dan sekarang tahu kemana dan dimana mencari jawabannya.” Teruna menyebut mbah Google dan Jeng Wiki.

“Kalau pertanyaan diubah menjadi, apakah yang Anda ketahui tentang perang Padri?” Sesaat peserta masih terdiam. “Baiklah, saat Anda diam, satu dua jawaban sudah terumuskan yaitu: saya tidak tahu apa-apa dan atau saya tidak mau tahu tentang perang Padri ”

Menyambung suara tawa ggrr…nampaknya para teruna mulai terusik. “Perang Padri terjadi di daerah Minangkabau”….. “Bukan, di Sumatera Barat”…..”Terjadi karena perselisihan kaum adat dengan agamawan”….”Salah satu tokohnya adalah Tuanku Imam Bonjol”…..”Bagus sekali, Anda boleh menjawab dengan satu pernyataan singkat hingga makalah berlembar-lembar dan ditopang puluhan pustaka terpercaya” Betapa setiap hari kita diperhadapkan dengan aneka pertanyaan maupun pernyataan yang perlu ditelaah melalui pertanyaan antara. Seni berpikir kritis dan kreatif terus diasah. Kiat bantu 4 W 1 H patut diterapkan.

***

Pada postingan bancakan Gendhuk Limbuk, ada tebakan hore untuk pertanyaan tanggal lahir si gendhuk. Namanya juga tebak-tebakan, jawaban bisa maton maupun waton beralasan. Karena tidak ada dokumen catatan resmi menjadi terbuka untuk argumentasi. Menarik loh polanya, ini jawaban peserta….

Kuis bancakan Limbuk

Kuis bancakan Limbuk

Lebih menarik lagi dinamika berdasarkan waktu dan peserta, semakin bertambah peserta keragaman semakin menyebar, entah bagaimana polanya bila peserta mencapai 20 [lah ngayal] Dalam keseharian setiap pernyataan yang digulirkan akan menuai keberagaman respon, memerlukan kemampuan merangkul aneka sudut pandang.

Ragam opsi tebakan hore

Kuis bancakan Limbuk

Nah kembali kepada tebak-tebakan hore. Terima kasih kepada sahabat-sahabat yang berkenan berpartisipasi. Setiap jawaban istimewa…dan menjadi pemenangnya….

  1. Uda Alris, terima kasih menjadi pembuka jawaban melalui semangat 17 Agustus
  2. Putri Usagi, duhai sayangnya Inon pada Limbuk dipestakan bareng ultahnya
  3. Jeng Naniek, terima kasih melangkah sekian klik menuju postingan awal Limbuk pada Pesona Dewi-dewi
  4. Pak Krish, atas semangat keramat 45nya
  5. Neng Orin, merunut pada namaku Limbuk
  6. Jeng Tt, memadukan Limbuk dengan Wijikinanthi

Sebagai penghargaan, si Limbuk akan mengunjungi para sahabat dengan cara khasnya. Hore…Tebak-tebakan hore terlaksana, jumpa pada kuis ala kebun berikutnya.

Iklan