Tag

, , , , ,

5 Flora Memukau Tirai Bambu

5 Flora memukau Tirai Bambu

5 Flora memukau Tirai Bambu

Postingan ini sebagai apresiasi untuk Winny yang selalu merangkum highlight dari daerah yang dikunjunginya semisal kuliner, tempat wisata, moda transportasi dsb. Bagi tukang kebun, 5 flora berikut terasa memukau.

Weeping Willow

Memperhatikan awal di seputar Tianmen. Pohon menjulang dengan daun menjuntai serta pernik-pernik bunga memenuhinya. Saat saya mendekatinya, kelompok lain segera menyingkirinya dengan memasang masker erat di hidung mulut. Ooh tumbuhan ini memburai polen saat ditiup angin, sangat menyiksa bagi penderita alergi pollen/serbuk sari bunga.

Willow melatar persik

Willow melatar persik

Memperhatikan kembali di aneka tempat. Penelusuran lanjut didapat nama pohon willow. Willow? bukankah ini tumbuhan yang membuat penasaran melalui percobaan awal yang menghasilkan kesimpulan sementara tumbuhan ‘hanya’ memerlukan air untuk tumbuh, yang digelar di kitab Tisdale Nelson yang mendasari aneka percobaan lanjut hingga kini.

Weladalah setelah mata lebih terbuka, tumbuhan ini juga banyak dijumpai di daerah lain. Bahkan di Salatiga bertemu willow di depan klenteng, menjadi peneduh parkir di kawasan Dieng. Saat mata hati mulai terbuka tersadar semesta mendukung data di mana-mana… Satu pembelajaran menarik dari willow pohon ini sangat kuat tahan angin karena akarnya yang dalam, batangnya liat tidak getas sehingga mampu menyesuaikan gerakan angin tanpa harus tumbang.

Peony

Peony bunga kebahagiaan

Hamparan bunga warna-warni yang menyedot antrian pengunjung di Istana terlarang, aneka warna dengan ukuran kelopak yang cukup besar. Mendadak ingatan mengalir bukankah ini Peony, mekar di musim semi dan menjadi bunga nasional RRC, peony lambang kebahagiaan

Jalinan memori mengait pada peony pujaan Pearls Buck, novelis kenamaan. Keindahan peony dilekatkan pada kecantikan seorang putri. Selain bambu, peony juga bagaikan mata air inspirasi bagi para pelukis Tirai Bambu, dilekatkan di aneka kanvas termasuk pada corak/motif kain sutera yang halus.

Kini peony tidak hanya monopoli kekaisaran Tirai Bambu, pernah berjumpa pada beberapa taman di daerah dengan suasana sejuk di daerah ketinggian.

Maple Tree

Maple merimbun

Barisan tumbuhan menjadi peneduh bagi pengunjung daerah wisata. Saat mendongak menatap sebentuk helai daun tipis dengan wujud bintang menjari. Ha…maple kah…beneran ini maple. Puas menikmati hijau maple di musim semi seraya membayangkan keindahan saat suhu udara menurun di musim gugur, pigmen hijau daun akan terdegradasi dan memunculkan pigmen lain dengan dominasi merah kejinggaan kelompok karoten jingga hingga likopen si merah tomat. Terpukau dalam angan.

Ginko biloba

Ginko menghijau

Jajaran pepohonan dengan warna daun hijau muda dengan lembar daun berbentuk unik. Loh bukankah ini Ginko biloba yang selama ini baru menikmati gambarnya. Hampir iri dengan kekayaan Tirai Bambu akan kegunaan ginko biloba, disentakkan oleh ingatan bukankah di Nusantara juga terdapat pegagan dengan fungsi senada ginko penunda kepikunan, meningkatkan daya ingat. Sang Maha Adil memberikan hal yang sebanding untuk saling melengkapi.

Sejenak angan menari saat udara mendingin di musim gugur, senada dengan maple yang mengalami degradasi pigmen hijau, ginko membabar keindahan lain karena akan digantikan oleh pigmen lain yaitu xantofil yang berwarna kuning keemasan yang tentunya memukau setiap penikmatnya

Persik

Peach bloosom spring

Peach bloosom spring

rona persik berlatar willow di musim semi

Bunga pink cantik keluar langsung dari batang yang tampak mengering…penelusuran merujuk itulah keluarga prunus dengan anggota peach, persik, apricot dll.