Tag

, ,

Bit Merah Sahabat Pasien Radioterapi Menjaga Hemoglobin Darah

Bit merah

Sehat adalah dambaan setiap insan. Namun ada kalanya sakit tak dapat dihindari mulai dari masuk angin, batuk pilek hingga kanker yang memerlukan tindakan penyembuhan melalui operasi maupun serangkaian radioterapi dan kemoterapi. Kelancaran proses radioterapi dan kemoterapi sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satu diantaranya adalah kondisi pasien dari aspek hasil laboratorium dengan parameter haemoglobin (Hb) darah. Kiat mempertahankan kadar Hb darah selama radioterapi sungguh diperlukan, salah satunya dengan konsumsi bit merah. Bagaimana ceritanya, mari simak paparan berikut.

Radioterapi sahabat pasien kanker

Radiasi yang bersumber dari energi radioaktif dapat digunakan sebagai terapi (radioterapi) untuk penderita kanker. Diharapkan radioterapi ini dapat menghancurkan jaringan kanker melalui penghancuan material genetik sel. Semisal untuk penderita kanker endometrium, dokter spesialis obgin dan ginekologi akan mengkonsulkan pasien ke dokter spesialis radiologi onkologi untuk merancang program penyembuhannya.

Program berupa radiasi eksternal, internal maupun kombinasinya dengan jumlah radiasi yang berbeda antar pasien, misalnya ada pasien yang dirancang dengan program 25x radiasi eksternal dilanjutkan 2x radiasi internal. Radiasi eksternal dilakukan selama beberapa menit yang dilaksanakan pada hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Jumat tidak termasuk hari libur nasional. Sehingga seseorang yang diprogram untuk 25x radiasi eksternal minimal membutuhkan 5 minggu untuk menyelesaikan program.

Mengapa minimal 5 minggu? Ya, selain dibatasi oleh hari libur nasional juga oleh kondisi pasien. Setiap 5x tindakan radioterapi, dokter akan mengirim pasien untuk periksa laboratorium dengan 4 indikator minimal yaitu haemoglobin, eritrosit, leukosit dan trombosit. Ada batas minimalnya untuk dapat melanjutkan radioterapi. Bila hasil laboratorium di bawah standar rujukan, dokter akan memberikan langkah perbaikan dari obat hingga tranfusi darah, sehingga masa radioterapi akan molor.

Efek samping dari radioterapi ini sangat beragam mulai dari mual muntah yang berdampak pada menurunnya nafsu makan, diare, kulit bagian tubuh yang terkena radiasi menghitam hingga kadang sedikit iritasi maupun sedikit kerontokan. Tidak semua efek tersebut muncul, setiap kita memiliki respon yang berbeda. Utamanya memperingan efek samping dan meniadakan dampaknya.

Perjuangan panjang untuk menuju kesembuhan. Kerjasama yang manis antara pasien dan keluarga pendukung dengan dokter dan paramedis yang dipilihkanNya sangat diperlukan. Untuk itulah sub pokok bahasan radioterapi sahabat pasien kanker saya tuliskan, sahabat loh ya saling membantu, memahami dan menyemangati. Ini salah satu peran sahabat selama radioterapi, untuk mempertahankan hasil lab yang bagus, disarankan secara rutin mengkonsumsi bit merah dikombinasikan dengan sumber vitamin C. Pastinya banyak ragam saran sahabat, mari dipilih yang nyaman dan secara teknis mudah diterapkan.

Keragaan darah selama radioterapi

‘Asiik hasil lab saya bagus, lolos nih lanjut penyinaran’ ujar seorang pasien dengan mata berbinar. ‘Hwaduh Hb saya 11,5…bisa lanjut penyinaran nggak ya?’ sambung pasien lain dengan nada sedikit cemas. ‘Pamit dulu ya para sahabat, saya harus perbaikan dulu nih, raport saya kurang bagus, harus tranfusi darah dulu’ pamit pasien lain dengan nada sendu sambil tetap menyalurkan semangat. Ini nukilan perbincangan yang biasa terjadi di Poli Rawat Jalan Radioterapi RSUP Dr Kariadi Semarang. Keragaan darah selama rentang radioterapi sangat bervariasi.

Keragaan Haemoglobin setelah beberapa kali tindakan radioterapi

Ini salah satu contoh keragaan Hb darah selama radioterapi. Terlihat sejak awal, 5, 10, 15 dan 20 kali tindakan radioterapi selalu berada di rentang rujukan Hb darah normal bagi wanita dewasa. Begitupun untuk keragaan eritrosit alias sel darah merahnya berada di rentang rujukan normal. Data senada untuk keragaan leukosit atau sel darah putih dan trombosit yang berperan pada proses pembekuan darah.

Keragaan Eritrosit setelah beberapa kali tindakan radioterapi

Walhasil yang bersangkutan lolos lulus selama proses radioterapi selama 5 minggu atau 25x radiasi eksternal. Semangat dan kepercayaan diri untuk sembuh dapat dipertahankan. Secara agregat, kelancaran program radioterapi per individu pasien juga akan mengurangi penumpukan antrian pasien di bagian radioterapi.

Catatan: data keragaan darah berdasarkan catatan pengalaman empiris, tanpa mengikuti kaidah penelitian sehingga tidak ada kontrol maupun pengulangan. Sebagai sharing bahwa mempertahankan Hb, eritrosit, leukosit dan trombosit darah selama program radioterapi dapat dilakukan oleh pasien dengan dukungan keluarganya.

Bit merah sahabat pasien kanker

Meningkatnya permintaan bit direspon oleh pembudidaya bit, sehingga kini ketersediaan bit merah di pasaran relatif banyak dan mudah dijangkau. Hal yang membatasi konsumsinya adalah budaya kebiasaan saja. Bagi beberapa orang mungkin lazim mengkonsumsi bit entah sebagai materi salad ataupun camilan segar ada pula yang senang dikukus. Bagi pemula cara mudah adalah dengan cara dibuat jus dengan aneka varian campuran dan tinggal makglegek diminum sehingga ‘rasa dan bau tanah’ di umbi bit tidak terlalu terasa. Campuran jus bit merah dengan jeruk terasa segar, kombinasi bit merah — ketimun – wortel terasa adem di perut.

Nutrisi Bit Merah

Umbi bit merah (Beta vulgaris) memiliki bentuk mirip gasing dengan warna merah keunguan yang khas, saat dibelah memperlihatkan garis bujur yang menarik. Pada umumnya warna merah keunguan berasal dari pigmen antosianin, nah pada umbi bit warna merah keunguan berasal dari pigmen betalain, kombinasi dari pigmen ungu betasianin dan pigmen kuning betaxantin.

Mengutip dari wikipedia, bit merah mengandung vit C, zat besi maupun sejumlah garam elektrolit. Cukup banyak jurnal akademis yang mengulas pemanfaatan bit merah sebagai antioksidan maupun anti anemia. Keterbatasan penyaji artikel dalam pengetahuan farmakologi, ilmu kesehatan maupun ilmu gizi, hanya membuat sajian berdasarkan pengalaman rasa saja. Kiat Mempertahankan Kadar Hb Darah dengan Bit Merah Selama Radioterapi. [saya yakin sahabat rynari yang para dokter, ahli farmasi maupun ahli gizi berkenan berbagi melengkapi]

Untuk sahabat pembaca rynari yang sedang menjalani program radioterapi maupun mendampingi kerabat/sahabat pada sesi ini, tetap semangat ya. Mari kerjakan bagian kita dengan memelihara semangat, menyalakan hati gembira adalah obat serta menjaga stamina dengan  gaya hidup serta nutrisi sehat. Fill your veins with medicines, fill your heart with love, fill your mind with determination and fill your soul with hope so that cancer has no place to stay in your life, salah satu qoute penyemangat yang sering dipompakan bagi pasien kanker, saya yakin berlaku buat siapapun untuk sehat.

[Salatiga, World Cancer Day 4 Feb 2018]

Artikel ini juga saya posting di kompasiana.

Iklan