Tag

, ,

Blog dalam Presentasi

Postingan ini diinspirasi dari tulisan Jeng Krismariana yang bertanya kenapa ngeblog? Berikut adalah alasan Jeng Kris …. Wong niatku ngeblog itu utamanya untuk menghibur diri, ngudar rasa, dan latihan nulis,…..  Berbagai alasan/motivasi ngeblog, aneka cerita dinamika proses ngeblog dan varian sajian blogpun sungguh ibarat prasmanan komplet mengundang selera membaca dan menikmati faedahnya.

Saat mendapat tugas kebon untuk presentasi tentang pengetahuan dan kearifan lokal, salah satu sumber yang saya gali juga dari blog. Pada ulasan  pengetahuan dan kearifan lokal dalam membaca ‘bahasa alam’ yang menjadi landasan saat bertanam yang dikemas dalam tatanan pranata mangsa tampilah slide tentang mangsa kalima dengan ilustrasi hujan emas di negeri kita.

Pengetahuan dan kearifan lokal dalam peralatan penyiapan lahan salah satu slide pendukungnya adalah postingan Jeng Nana pemilik sejutakatanana, menulis dengan hati. Tulisan yang dengan apik mengulas makna pacul dari komponen doran, tandhing, bawak dan langkir/landhep.

Alam menyediakan diri sebagai sumber belajar, alam juga menyediakan segala bahan bagi manungsa kang bekti sehingga Ibu Pertiwi paring boga lan sandhang kang murakabi (alam memberikan hasil yang melimpah baik berupa pangan maupun bahan sandang bagi setiap pengguna lahan yang bertanggung jawab). Semisal pemanfaatan paitan dalam pengendalian OPT maupun pemeliharaan lahan yang kembali diusung dari blog berguru pada alam.

Saat menerima hasil panen, tatanan alampun gelar sasmita bahwa saat panen berhadapan dengan saat paceklik (rawan kesulitan pangan), sehingga manusia sebagai titah yang berakal budi luhur perlu menyiapkan strategi pengamanan pangan. Kearifan lokal dari suku Baduy leuit simbol kedaulatan pangan yang diposting oleh Uni Evi menjadi saksi.

Bila dalam sistem manajemen ada istilah sistem peringatan dini, pengetahuan dan kearifan lokalpun telah mempersiapkannya diantaranya ajining dhiri gumantung ing lati sehingga perlu dijauhkan dari laku cidra untuk menjaga  kepercayaan yang sangat mahal harganya. Untuk visualisasi yang menarik disajikan Sri gendhong dari blog tembi rumah budaya. Sebuah sempritan keras bagi eksplorasi alam yang berlebihan,  .. “ketika orang mengejar kesuburan kesejahteraan secara lahir, sesungguhnya jiwanya sendiri menjadi kering kerontang”….

Itulah sebagian dari parade slide blog dalam presentasi, terimakasih para sahabat yang telah berbagi semoga mendatangkan manfaat. Selamat ngeblog …..

Iklan