Tag

, ,

Merindu Susuh

Merindu susuh 1

Merindu susuh

Susuh atau sarang burung selalu mengingatkan pada masa kecil kami. Betapa kami bergembira saat melihat susuh burung di ranting pohon pekarangan. Mengendap-endap dalam diam mengamati sepasang induk burung merangkainya dari sampah dedaunan. Hingga saatnya mengintip beberapa butir telur burung bercangkang gilap. Semakin mendebarkan saat mendengar kaok kerinduan sang burung jantan pulang ke susuh membawa seberkas bebijian untuk induk betina yang sedang mengeram. Hingga saatnya cicit cuwiit beberapa anak burung menetas.

Merindu susuh

Merindu susuh

Ada saatnya terdengar cicit cuuwiit bernada resah saat anak-anak burung merindu kepulangan induknya dari mencari makan. Sebaliknya kaok gusar khawatir saat sepasang induk burung tak mendengar tawa riuh anaknya saat pulang, lalu kaok kelegaan saat mendapati para piyiknya tertidur kelelahan dengan susuh centang perentang ulah eksplorasi mereka.

Salah satu kegundahan kami adalah saat menemukan sarang burung terjatuh dari pohon, cericip ketakutan anak burung yang belum bisa terbang membuat kami setengah miris. Tangan-tangan kecil kami mencoba menaikkan kembali sarang burung ke ranting terjangkau dengan harapan sepasang induknya menemukannya kembali mendekapnya dalam kehangatan hingga saatnya anak burung siap terbang.

Kaok kebanggaan terdengar merdu saat induk burung menyaksikan para piyiknya belajar mengepakkan sayapnya, hingga saatnya mereka belajar terbang antar ranting terdekat. Selalu dan selalu susuh menjadi pusat perhatian, jadi pandu kerinduan untuk pulang.

Susuh ragam

Susuh ragam

Salah satu arsitektura susuh yang kami kagumi adalah sarang burung manyar. Keunikan bentuknya mengagumkan. Marga Ploceus ini menganyam ataupun menenun sarangnya dengan elok sehingga disebut burung penganyam atau penenun. Bagaimana paruh dan cakar induk burung menganyam ilalang kering menjadi susuh nyaman dan indah bagi keluarga. [jadi ingat buku Burung-burung Manyar karya Y.B. Mangunwijaya]

Susuh tidak hanya menjadi tumpuan kerinduan piyik dan induknya. Bagi masyarakat Kebumen susuh burung dijadikan ikon kota menandakan susuh burung ini menjadi sumber pendapatan asli daerah. Mengamati penggambaran pada tugu sarang burung maupun aneka bacaan penyertanya terangkum bagaimana perjuangan keras hingga menyabung nyawa para pengumpul sarang burung ini, merayap di terjalnya tebing. Susuh juga menjadi inspirasi arsitektura stadion olimpiade di Beijing. Bila kita membanggakan rancangan cakar ayam, Bird nest menjadi satu dari sekian keelokan bangunan pendulang devisa negeri tirai bambu. Betapa sarang burung menginspirasi kehidupan. Selamat merindu susuh dan menjaga susuh kerinduan.