Tag

, ,

Bantaran hulu kali Sunter

Salah satu kesukaan simbok kebun saat tilik anak cucu adalah blusukan di seputar bantaran hulu Kali Sunter. Kagum saja dari hulu kali yang mungil melaju jauh melintas antar Provinsi menuju laut Utara Jawa. Menghadirkan jejak danau Sunter dan sungai dengan gejolak luar biasa.

Hulu kali Sunter yang disambangi simbok hanya berukuran lebar sekitar 3m an, kedalaman bervariasi sesuai musim. Begitupun kederasan dan warna air sungainya. Ada kalanya terlihat lumayan jernih. Terkadang menggelegak dengan warna kecoklatan. Indikasi erosi tanah yang lumayan meski di areal hulu.

Hulu kali Sunter

Bantaran hulu kali Sunter menghadirkan dinamika kiprah petani perkotaan pinggiran. Amatan pertama adalah hamparan tanaman Kapulaga yang tumbuh subur. Dipanen bijinya baik untuk bumbu maupun komponen minuman herbal. Ada yang menanam dalam hamparan lahan terbuka maupun di bawah tegakan tanaman buah semisal rambutan dan pisang.

Hamparan Kapulaga

Menuruti naluri, terlihat jalan tersemen menyimpang dari jalan desa ke arah bantaran kali. Olala di balik gedung pemukiman terhampar lahan subur. Ibu Bapak dulur tani mengelola lahan dengan jenis tanaman yang cepat menghasilkan.

Bedengan kangkung berdampingan dengan bayam

Hamparan tanaman kangkung darat yang masih lembut, di sebelahnya terpisah oleh saluran drainase petak kangkung yang lebih besar. Sungguh cerdik, para petani tidak tanam serempak namun membuat penjadwalan sehingga dapat dipanen hampir tanpa jeda. Terlihat di bedengan lain, beberapa petani sedang mencabut kangkung.

Pasangan kangkung adalah bedengan bayam cabut. Dengan pola tanam yang senada, bergiliran saat panen. Sungguh asiik mengikuti kiprah beliau mencabut hasil panen. Menumpuk dan mengusungnya ke pinggir lahan. Beberapa Ibu sambil berteduk di bawah pohon, mengikat hasil panen dengan ukuran tertentu.

Sepeda motor siap di pinggir lahan untuk menghantar bentelan sayuran segar kepada pengepul. Duh segar hijau sayuran bayam dan kangkung ini. Semoga harga jual memadai ya. Gizi pemelihara kesehatan konsumen, keuntungan dinikmati pula oleh pedagang dan petaninya.

Pandan wangi di pematang bedengan sayuran

Menarik, petani menanam pandan wangi di pematang. Bedengan utama untuk penanaman sayuran. Panenan pandan memiliki spektrum penjualan cukup luas dari bumbu, campuran bunga tabur hingga dekorasi.

Kombinasi bayam dengan terong

Hamparan ini memiliki pola anam yang berbeda. Tumpang sari antara bayam cabut dengan tanaman terong. Kombinasi perputaran hara tanah yang apik. Organ panenan daun bayam berpadu dengan hasil buah terong.

Ini tampilan di bantaran hulu kali Sunter yang tepat berada di bawah jalan toll. Terlihat kan lalu lalang kendaraan di jalur toll serasa di atas kepala kami pelintas jalur desa. Kombinasi tanaman di lahan terlihat berbeda.

Bantaran hulu kali Sunter di bawah toll, cabai rawit plus kangkung

Hamparan dengan kangkung yang baru tumbuh dengan cabai rawit. Cabai rawit umur panjang, dapat dipanen berkali-kali dengan harga bervariasi. Ada kalanya luar biasa pedasnya harga yang membuat petani lumayan bergairah, mencapai hampir 100K perkg di aras pedagang pengecer. Lebih dari 60K per kg dari petani.

Cabai rawit plus bayam cabut di bantaran kali Sunter di bawah toll

Nah dari sisi sebalik jalur toll, ini hamparan kombinasi cabai rawit dan bayam cabut. Prinsip kombinasi usaha quick yielding cepat menghasilkan dan tanaman berumur lebih panjang. Menjadi pijakan usaha yang lumintu (sustain). Cerita ringan dari jalan-jalan di bantaran hulu kali Sunter. Semoga semua seger waras.