Tag

, , , , , ,

(Durian) Srikandi Menanti di Tepi Telaga Sunyi

durian lokal di GMKA

Bagi penggemar buah durian perpaduan rasa pahit-manis, komposisi gula-alkohol, kekenyalan-kekesatan daging buah, warna serta ketebalan daging buah sangat diperhatikan. Indonesia merupakan surga bagi penggemar durian, keanekaannya mewadahi aneka selera konsumennya. Buah durian lokal dan lokal unggul memiliki rasa dan aroma yang khas tajam menyengat, sehingga tak tertandingi gempuran buah durian impor yang memajang manis di gerai super market. Ada sensasi tersendiri menikmati durian di dekat kebun, kedai langganan di pinggir jalan pada musim durian.

Penamaan durian lokal cukup unik, siapa yang tak kenal durian Petruk dari Jepara, apakah lantaran juringnya yang memanjang seperti hidung Petruk, ataukah rasanya yang setengah memabukkan hingga bermimpi serasa Petruk menjadi raja? Yah penamaan yang dekat dengan jagad pewayangan. Kekayaan plasma nutfah buah eksotis ini sangatlah perlu dijaga agar tidak punah, selain sebagai materi indukan penghasil langsung juga berperan sebagai indukan persilangan untuk menghasilkan aneka tampilan rasa baru.

Bawen Hortimart Agro Centre yang memiliki bagian kebun, green resto serta gerai pajang menjadi salah satu produsen durian lokal, masing-masing jenis memiliki pelanggan yang dibukukan daftarnya, sehingga saat jenis durian tersebut menjelang panen sang pelanggan akan dikontak oleh toko kebun dan masing-masing akan mendapat buah panenannya. Panenan yang belum terpesan digelar langsung di gerai.

durian lokal di tepi embung

durian lokal di tepi embung

Bersama senior kebun yang menjadi salah satu peneliti di sini, berkesempatan mengunjungi kebun durian lokal. Koleksi durian lokal berada di bagian punthuk perbukitan (serasa gunungan wayang), mengitari embung sejenis telaga alit reservoir air di musim kemarau. Menikmati koleksi durian di tepian telaga sunyi, angin semilir sungguh nikmat.

Srikandi menanti di tepi telaga sunyi

Ada si cantik lincah menggemaskan Srikandi salah satu istri Raden Harjuna, ada Baladewa (rasanya seperti apa ya durian yang kelezatannya menjadi bala/sekutu para dewa, juga Wisanggeni.

durian Baladewa

Baladewa penjaga telaga

durian wisanggeni

Wisanggeni semedi di tepi (telaga) sunyi

Menitip harap semoga durian lokal kekayaan plasma nutfah ini terjaga dan senantiasa mengalirkan berkah kemakmuran bagi pekebun penggarap bumi pertiwi ini.

Iklan