Tag

, , ,

Perjalanan ini…..

PerjalananKisah perjalanan merupakan topik yang tak pernah usai, cerita yang selalu baru, mari simak sebagian potongannya….

Blogger Walking

Blogger melaksanakan aktivitas blog walking berkunjung ke rumah maya sahabat sudahlah biasa, namun blogger yang membukukan kisah perjalanannya dan disajikan dalam kemasan antologi pastilah luar biasa. Buku dengan sampul menawan gradasi warna anggur merah keunguan dengan siluet stupa Borobudur segera menyergap pandang. Cerita pecinta dunia maya menjelajah Asia dijadikan latar pengikat kisah. Mbak Monda Siregar peri gigi pecinta wisata alam maupun sejarah yang empunya Kisahku merangkum perjalanan Tour de Ranah Minang (TdRM) sebagai pemikat sahabat untuk menikmati keelokan alam Sumatera Barat. Merespon apresiasi yang saya haturkan beliau dengan kerendahan hati memesan ‘tulisanku di buku ini belum maksimal, mbak’…..bukankah ini juga potongan perjalanan menulis yang akan beliau tuangkan pada kisah-kisah selanjutnya? Terima kasih ya mbak Monda.

Blogger Walking

Blogger Walking

Buku yang elok, memapar keindahan bumi Nusantara bagian dari Asia melalui lembar-lembarnya. Karya yang menginspirasi, bukankah setiap hari kita melakukan perjalanan dengan aneka tujuan? Setiap jengkal tempat tinggal kita menyimpan keindahan alam budaya yang potensial menjadi pengungkit perjalanan sahabat. Membaca buku ini akan mendorong keberanian setiap orang utuk menuliskan kisah perjalanannya. Selamat terus berkarya para sahabat…..

Drupadi

Ini nukilan kisah Gendhuk Limbuk di salon rambut yang berhasil membuat geger para kapster. “Limbuk ingin potong rambut gaya ….ah pokoknya wanita cantik yang terkenal” Segera pengelola salon menunjukkan gambar model potong rambut ala Demi Moore yang disambut gelengan kepala Limbuk, pun saat di pertontonkan model Yuni Shara. “Bukan yang itu, Limbuk ingin rambut model Dewi Drupadi…..” Giliran seluruh pengunjung salon saling melirik, aktris dan selebritis dari manakah Dewi Drupadi ini. Setelah membolak-balik segepok majalah dengan wajah puas Limbuk menyeru, “Ini dia model rambut Dewi Drupadi yang kuimpikan…” Rambut tergerai panjang berwarna merah saga dari artis cantik mirip Marilyn Monroe terpapar dari majalah….lah koq jadi model rambut Dewi Drupadi.

Dewi Drupadi permaisuri Raja Yudhistira sulung Pandawa, dalam keputusasaan lembah kenistaan menjadi pampasan pertaruhan judi sang suami melalui kejulikan Sengkuni, menyeru sumpah tidak akan menggelung rambutnya hingga saatnya spa dikeramas dengan darah Dursasana. Perjalanan panjangpun dimulai, belasan tahun Pandawa didampingi Drupadi nan setia mengalami masa terlunta-lunta di pembuangan dan penyamaran. Sumpah yang menjadi bagian takdir episode perang bharatayuda, hingga saat rambut panjang terurai memerah saga. Rambut model Dewi Drupadi sebagai bagian dari pengingat “…jangan lecehkan kehormatan wanita….”

Perjalanan wanita lembut anggun menggugat di persidangan agungpun berawal……..dengan gaya dan intonasi yang pas Dewi Drupadi mengejawantahkan kepemimpinan feminisme…..[“Peserta sidang yang terhormat, kalian lihat rambutku……rambut terurai saksi buah kenistaan…….”

“Kakangmas Yudhisthira sesembahanku, ingatlah bahwa engkau ditakdirkan sebagai seorang ksatria. Jika hal yang buruk dan tidak adil terjadi di depan matamu, maka engkau berhak untuk melawan bahkan memeranginya. Itulah tugas utama seorang ksatria penegak kebenaran”] petikan dari orasi Drupadi menggugat, Buku Drupadi.

Terbayang bagaimana rona wajah Yudhistira ksatria berwatak pandita, Bima berperawakan gagah perkasa, Arjuna sang pemanah sejati alias lelananging jagad serta si kembar Nakula Sadewa saat mendengarkan orasi ini, seolah diwelehkan oleh Drupadi. Perjalanan sejarah membuktikan wanita memiliki tugas yang sama sebagai ksatria penegak kebenaran.

Selamat melanjutkan, menikmati dan menghargai perjalanan….

Diilhami oleh: Buku Blogger Walking, karya Muna Sungkar dkk. 2014. Sixmidad dan Drupadi, karya Ardian Kresna. 2013. Divapress