Tag

, , ,

ATjG: Mengering sudah …..

Salah satu pepatah mutiara Ranah Minang yang sangat saya suka adalah ‘Alam Takambang Jadikan Guru’ (ATJG) yang ternyata secara tidak langsung menyatu dalam blog satunya ‘Berguru pada Alam’. Menuruni lambah Ngarai Sianok bersama emak bundo, kamipun diajak ke Taruko Café pintu masuk ke Bukit Takuruang. Berikut kutipan dari Wikipedia

Bukit Takuruang, juga disebut dengan Tebing Takuruang, adalah sebuah bukit yang terdapat di Ngarai Sianok, kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Bukit ini terletak di tengah hamparan sawah sehingga dinamakan Bukit Takuruang, dimana bila diterjemahkan dari bahasa Minang ke dalam bahasa Indonesia maka berarti “bukit terkurung”. Di sekitar bukit ini juga terdapat aliran sungai yang tidak begitu deras. Bukit ini kini telah menjadi salah satu daya tarik wisata terkenal di Sumatera Barat, khusunya di kota Bukittinggi.

Menyeberangi Taruko Café dengan konsep unik berbasis sawah, kami tiba di hamparan bebas, bekas aliran air dengan hamparan pasir dan tonjolan batuan disana-sini. Merasakan nada gelisah dari langkah emak bundo, apakah gerangan yang beliau cari? Ternyata beliau merasa kehilangan bebatuan besar dan aliran air yang biasanya menderas dihadapan, kemudian semak merimbun tak tertembus baru ke aliran air yang lebih deras di sebelah dalam seperti cerita beliau sebuah petang di kampung lambah.

lambah12-224x300

aliran sungai di lambah dokumentasi LJ 2011

Ada nada resah saat beliau bercerita dulu aliran ini jernih, setengah betis dan cukup deras dan tetap  seperti itu saat mengantar kak Monda. Memang aliran menjadi lebih keruh saat kunjungan berikutnya mengantar keluarga inyiak Vizon.

aliran air dokumentasi Kisahku pertengahan 2012 (klik foto untuk merujuk sumber)

Dan kini …. area aliran itu mengering, area semak merimbun kosong digantikan batang melintang dan agak di kejauhan aliran deras pekat membawa butir tanah. Memang beberapa waktu sebelumnya terjadi longsor (galodo) di daerah atas. Mungkinkah terjadi perubahan tata guna lahan di daerah hulu? Semoga instansi yang memiliki tupoksi konservasi alam bergandengan tangan dengan semua jajaran yang memiliki kepedulian dan kerjasama dengan masyarakat termasuk penikmat keindahan Bukit Takuruang bersatu hati memelihara keindahan alam anugerah tak terperi ini.

mengering sudah (Mei 2013)

mengering sudah (Mei 2013)

masai-miris

masai-miris

Terlepas dari mengeringnya aliran sungai, kegagahan Bukit Takuruang ini menunjukkan kekerasan batuan, ketahanan terhadap kikisan air sehingga tetap tegak berdiri dan menjadi daya pikat tersendiri bagi wisata Ngarai Sianok.

Bukit Takuruang, teguh, menjulang, memikat

Bukit Takuruang, teguh, menjulang, memikat

Bukit Takuruang, fokus keindahan

Bukit Takuruang, fokus keindahan