Tag

Pesona Ungu:  si Kembang Temu dari Punthuk Setumbu

Ungu menghampar di keteduhan

Ungu kembang temu ireng menghampar di keteduhan

Salah satu bonus dari blusukan di kebun adalah bertemu kembang ungu, melihat daunnya yakin dari genus atau marga Curcuma namun tak yakin pada spesiesnya. Menyeru kepada para dulur tani dijawab itulah tampilan si temu ireng alias Curcuma aeruginosa Roxb, dengan penanda warna ungu kehitaman pada tulang daun pun lapisan kehitaman nyata pada irisan melintang rimpang. Tanaman ini tumbuh serentak setelah tidur panjang di musim kemarau. Usapan air hujan di bulan Nopember membangunkannya dan segera berdandan mempersembahkan bunga ungu cantik. Empon-empon ini mampu tumbuh pada kondisi ternaungi alias kayoman menjadi tabungan berkat bagi petani di sela tanaman keras yang diupayakannya.

ungu kembang temu

ungu kembang temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb)

Temu ireng menjadi bagian dari ramuan jamu, bila saat kecil sering dicekoki jamu temu ireng untuk meningkatkan nafsu makan seraya membasmi telur cacing di pencernaan kini tersedia aneka jamu yang mengandung bahan temu ireng. Selain dalam bentuk rimpang segarnya petani bisa menjualnya dalam wujud simplisia (dirajang tipis lalu dikeringkan) ke pabrik jamu.

temu ireng empon-empon tabungan petani

temu ireng empon-empon tabungan petani

Menyadari banyak pemblusuk terpikat pada cantiknya si ungu, dulur tani yang memiliki kios cindera mata di jalur menuju puncak Punthuk Setumbu memindahkannya ke pot-pot kecil untuk mempermudah pemotretan. Bahkan beliau menawari kami untuk membawanya pulang, terima kasih mbak Saryati biar si ungu di habitat aslinya, kami bawa foto kenangan unyunya saja. Ternyata selain pethuk Agung Sedayu bisa juga bertemu ungu kembang temu di Punthuk Setumbu.