Tag

, , ,

Bancakan Gendhuk Limbuk

gudhangan-urap-kuluban

gudhangan-urap-kuluban

Sudah sepasar ini Gendhuk Limbuk memapar pertanda galau. Semula tidak terlalu kentara hanya menjadi lebih pendiam, hari berikutnya menunjukkan mimik yang rada berbeda, kini semakin dibumbui gejala srogal-srogol apa yang disentuh rubuh.

Dengan ruruh Simbok Cangik bertanya: “Ndhuk, simbok perhatikan koq ada yang berbeda ya. Gendhuknya simbok yang biasanya periang koq agak bermuram durja, kenapa cah ayu?”

Nggak ada apa-apa, mbok” Limbuk menjawab cekak.

“Beneran nih, ya wis…….” Simbok Cangik sangat hafal dengan perilaku momongannya semakin didesak bisa semakin sengak.

“Mbok,…..malem tujuh belasan kemarin koq ibu-ibu dasawisma sibuk lomba tumpeng, trus sebelumnya kota Salatiga nanggap wayang untuk ruwat bumi ya….”

“hm..hm” simbok Cangik menunggu gendhuknya meluntakkan isi hatinya.

“Sebenarnya itu tumpengan dan wayangan dalam rangka apa ya Mbok?”

Ooh simbok Cangik mulai bisa menduga arah perbincangan. “Gendhuk Limbuk mau dibuatkan bancakan. Kebetulan ada kiriman beras empuk pulen dari Paklikmu Karawang dan budhe Tangerang, ayam jago peparing Eyang Jombang siap dibuat ingkung. Janganan/sayuran dari Kotagede dan Bekasi untuk urapan”

Matur nuwun mbok …. etapi biar agak elegan, ujubnya wetonan sokur ulang tahun Limbuk, ya mbok” dengan wajah masih sedikit mleruk/cemberut, Limbuk menubruk simboknya.

Nggeer……”

Waduh bakalan banjir air mata nih kalau Simbok Cangik menyapa anaknya dengan sebutan ‘ngger’ dengan nada tertentu ini. Karena senyatanya tidak pernah ada catatan resmi tanggal kelahiran si Gendhuk Limbuk.

[Nah, sahabat rynari yang budiman, tolooong kita bantu simbok Cangik  yook ……mereka, menduga dan menetapkan….. tanggal lahir Gendhuk Limbuk, agar bancakan bisa digelar. Caranya silakan menulis pada kolom komentar tanggal lahir Limbuk yang dipilih dengan alasannya, maton (standar/baku) boleh, waton (ngasal dan lucu) juga boleh. Boleh obok-obok blog ini maupun membuka buku apa saja, lah seperti test open book saja]

Agar jawaban menjadi kejutan bagi Gendhuk Limbuk dan Simbok Cangik, untuk sementara kolom komentar dimoderasi, komentar psy war dan tim sorak ‘dilepas’, komentar yang mengandung unsur jawaban ‘disimpan’ moderator dulu ya.   Ditunggu partisipasi para sahabat, disediakan aneka buah kebun…….

***

4 Sept di pagi hari….gedubrak….Limbuk yang sedang membantu Putri Usagi mengumpulkan dokumen pelengkap perpanjangan paspor menemukan amplop coklat bertuliskan moderasi komentar dan meminta membukanya. Asiik Limbuk mau dipestakan bareng ultah Mbak Inon….yook simak postingan berikutnya Tebak Hore…..