Tag

, ,

Semerbak Wangi Gardenia si Ceplok Piring

Sekuntum gardenia semerbak mewangi

Salah satu kembang kesukaan saya adalah gardenia si ceplok piring atau kaca piring. Pernah menanam atau memiliki tanamannya? Saya pribadi belum dan belum pengin punya. Loh tidak memiliki tanaman dan belum kepengin menanam koq menyebut bunga kesukaan. Menganut azas menyukai tidak harus memiliki wkwkw…

Tanaman gardenia ini berupa perdu batang berkayu dengan ukuran lumayan besar. Ketinggian sekitar 1-2 m. Dapat dibentuk kanopinya dengan pemangkasan berkala. Umumnya diperbanyak melalui cangkokan. Saya belum pernah menemukan penanaman bunga gardenia dalam pot sedang. Inilah alasan mengapa pekarangan mini saya belum memuat gardenia.

Ceplok piring alias (Gardenia augusta) disebut pula Gardenia jasminoides dengan keharuman mirip melati meski tetap beda aura wanginya. Menjadi maskot Kota Denpasar dengan sebutan jempiring.

Bersyukur kebun juragan memiliki beberapa rumpun pohon. Beberapa berada di jalur edar saya menuju pojokan kebun tempat saya mangkal. Jadilah serasa pemilik setidaknya penikmat keindahan dan semerbak wangi si Gardenia.

Kuncup gardenia berbalut hijau

Kelopak bunganya tampil sederhana anggun. Kuncupnya tampil cantik semula berbalut warna kehijauan hingga saatnya menampakkan kelopak memutih. Saat mulai memekar alamak harumnya…semerbak wangi yang khas sangat lembut.

Kuncup gardenia memutih siap mekar

Aroma wanginya terhidu dari jarak jauh. Wangi yang khas. Wangi yang diekstrak menjadi bahan dasar parfum.

Gardenia dan lebah

Kelopak ceplok piring yang memekar ini juga ramah serangga. Begitu sering menjumpai semacam lebah kecil ikut mencicip nektar dari kembang gardenia ini.

Gardenia dan serangga

Meski tidak terlalu awet masa pajangnya, bunganya dapat menjadi bunga potong. Secara berkala saya minta izin memetik setangkai dan memajangnya di meja kebun hingga berhari-hari dan mengering dengan tetap menguarkan keharuman khasnya. Sering menjumpai tangkai daun sebagai filler pada rangkaian bunga segar di florist.

Secara etnobotani, masyarakat menggunakan daunnya sebagai obat sariawan dengan berkumur rendaman daun mirip pada daun sirih. Beberapa menggunakan akarnya sebagai obat sakit gigi.

Belum pernah menjumpai buahnya. Konon di Jepang, buahnya yang mengandung crocin pigmen warna kuning cerah digunakan sebagai pewarna alami kue tradisional bahkan untuk pewarna tekstil. Menarik untuk telaah lebih lanjut.

Nah sahabat RyNaRi, adakah penyuka wangi gardenia si kaca eh ceplok piring?