Tag

Tips Memilih Agen Wisata

Dolan bareng ditata agen wisata (photo by Chris)

Ada pilihan untuk menikmati wisata yaitu semua urusan wisata mulai dari tiket, itinerary maupun pernak-perniknya kita urus sendiri atau mengikuti agen wisata. Masing-masing memiliki keunikannya sendiri. Saya pribadi tidak fanatik dengan model wisata, ada kalanya kami pergi dengan pengaturan semua sendiri dengan cara berbagi tugas. Ada kalanya nyantai menyerahkan diri diatur oleh agen wisata.

Memilih agen wisata memiliki seni tersendiri, beberapa diantaranya adalah:

Rekomendasi teman. Cara ini paling sering kami lakukan, bergabung bersama teman yang wisata mengikuti agen yang telah dikenalnya. Saat kami dolan ke RT tirai bambu, RT Gajah maupun ke Langkawi kami memilih model ini yaitu mengikuti agen wisata lokal yang nampaknya bekerjasama dengan agen wisata nasional.

Reputasi agen wisata. Banyak agen wisata dengan website yang jelas dan memiliki aneka program wisata. Kita tinggal membukanya, memilih program yang sekiranya kita tertarik dan membaca detail penyelenggaraannya mulai dari jadwal, maskapai penerbangan hingga hak dan kewajiban peserta. Bahkan beberapa agen wisata besar menyediakan layanan bantuan melalui obrolan chating. Saat dolan ngulon duo emak kebun kami memilih model ini, bergabung dengan teman-teman lain termasuk pemandu tur di bandara Soeta jelang keberangkatan.

Membaca ulasan dari blog. Selain mendapat rekomendasi teman ataupun kerabat, agen wisata juga memiliki reputasi yang terpercaya yang webnya menyediakan informasi resmi, biasanya saya melengkapi dengan ulasan dari blog. Ulasan dari blogger di blognya terutama yang bukan sedang menjalankan job review biasanya lebih lugas apa adanya. Karena mendapatkan manfaat dari bacaan blog menginspirasi saya juga menyediakan cerita agen wisata agar membantu rekan pembaca dalam pertimbangan memilih agen wisata yang hendak ditetapkan sebagai penyelenggara wisatanya.

Tak pelak, besaran biaya yang ditawarkan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam pemilihan agen wisata. Ada kalanya biaya yang ditawarkan terlihat kecil dan menarik, ternyata setelah ditotal atau dipertimbangkan waktunya, perolehannya belum maksimal. Menakar besaran biaya yang ditawarkan oleh agen wisata:

Waktu pelaksanaan tur. Sebagai contoh saat kami dolan ngulon kemarin, harga yang ditawarkan untuk keberangkatan hanya beberapa minggu sebelum jadwal kami totalnya sedikit lebih murah. Pertimbangan kami lah badan sudah sepuh kalau berangkatnya masih awal banget musim semi masih ada nuansa akhir winter, bisa-bisa selama kunjungan malah kami thotholen alias kedinginan. Pun karena yang diincar adalah parade tulip, dipertimbangkanlah puncak masa mekarnya tulip, sayangkan kalau datang pas belum banyak yang mekar atau sebaliknya malah sudah pada mau layu.

Maskapai penerbangan. Setiap maskapai penerbangan memiliki rate dan tempat transit tersendiri. Semisal penerbangan ke RT Tirai bambu dari Semarang, rate terjangkau biasanya dengan Air Asia transit di KL lanjut dengan Malaysian Airline ke China. Saat ngulon kami gunakan SQ dari Jakarta, transit di Changi lanjut SQ ke Malpensa, kembalinya dengan SQ dari DGS transit di Changi menuju Jakarta.

Akomodasi, transportasi lokal dan makan. Ada tawaran tur yang paket plitkomplit, ada yang semi, semisal makan pagi di hotel kan tercover biaya inap namun makan siang dan malam ditanggung sendiri. Saya pribadi suka dengan model inilah kebutuhan setiap orang berbeda ada yang memasukkan kuliner sebagai bagian wisata bisa njajal yang khas daerah atau sebaliknya malah harus makan nasi sebagai menu hariannya. Untuk transportasi lokal kami pernah ikut tur yang semua dicover dengan sewa bus harian, semisal saat ngulon bus dan driver menjemput dari bandara kedatangan dan mengantar perjalanan antar negara hingga malam terakhir kami menginap. Eh pernah juga sejak dari bandara kedatangan hingga pulang kami naik kendaraan umum yang berarti gerudugan lari mengejar jadwal MRT ataupun sewa mobil kosongan dan salah satu teman menyetir, ini kisah kami saat blusukan ke Langkawi.

Mangga selamat menikmati wisata bersama keluarga maupun kerabat. Mau diatur sendiri ataupun manut agen wisata semua memiliki kisahnya sendiri. Semoga artikel ini membantu sahabat yang bertanya kiat memilih agen wisata dan menakar printilan biaya dolan. Salam

Iklan