Kala Mahoni Bersemi

Kala Mahoni Bersemi

kuncup semi mahoni

kuncup semi mahoni

Menapaki jalan Diponegoro alias Toentangscheweg ada yang terasa berbeda, diantara deretan mahoni pohon ki hujan yang menaunginya beberapa pohon mulai terlihat meranggas merontokkan mahkota daunnya. Padahal Maret yang dicandra hujannya ‘mak ret’ intensitas turun drastis baru saja berlalu dan April yang ditandai hujan ‘pril-pril’ alias intensitas rendah belum mencapai puncak purnama, pun parade garengpung masih hinggar penanda awal peralihan musim hujan ke kemarau. Baca lebih lanjut

Antara Subeyo dan Duryodana

Antara Subeyo dan Duryodana

Juragan Subeyojeka-Petruk jadi Presiden

Juragan Subeyojeka-Petruk jadi Presiden

Baca lebih lanjut

Menyoal Pagar Pekarangan

Menyoal Pagar Pekarangan

Rumah tak berpagar

Masa kecil kami tinggal di rumah tanpa pagar pekarangan. Halaman rumah dengan jalan desa berbatas kali kecil ber ‘sesek bambu/jembatan kecil’. Menuju rumah tetangga kiri, kanan, belakang tanpa harus keluar halaman pun tanpa sekat apapun. Sangat memudahkan bagi tetangga yang hendak berbagi durian runtuh, panenan nangka maupun nasi bancakan, juga untuk saling ‘minta api’. Berati pula pekarangan terbuka bagi ayam tetangga sehingga tenggang rasa amat sangat diperlukan. Konsep global eh borderless sudah diterapkan. Baca lebih lanjut

Hijau Arga Garbawasa-ku

Hijau Arga Garbawasa-ku

Saat ini keriuhan di kebun luar biasa, demam garengpung idol mengumandang di setiap pojokan kebun. Ribuan juta bibit pohon aneka jenis aneka umur siap untuk dipindah tanamkan. Juragan Petruk, Denmase Gareng dan Ki Lurah Semar hilir mudik cek sana sini.

Hijau Argaku

Hijau Arga Garbawasaku

Keputusan Petruk

Yah semua keriuhan ini bermula dari titah Juragan Petruk yang mengidola James Bond, melalui KepPet No 007/mangsa kasanga/2014 yang intinya koruptor yang dulu mengambil hasil hutan, mereka harus dikirim ke pedalaman negeri untuk menanam berjuta-juta pohon (GPJP hal 6). Baca lebih lanjut

Dewi Surtikanti dan Tragedi Informasi

Dewi Surtikanti dan Tragedi Informasi

Sekuntum Mawar Merah“Ndhuk Limbuk, kenapa koq senyam-senyum sendiri? Rangkaian kembang mawar merah cantik dari siapa hayoo…….”

“Ah, mbok Cangik …terputus nih ritual Mengenang Karna: Misteri Setangkai mawar. Mawar merekah ini pesanan Bunda Dewi Surtikanti untuk nyekar nanti”

Seraya menyentuh dahi Limbuk, simbok Cangikpun berujar “tidak anget tapi koq ndleming ta ndhuk…. Dewi Surtikanti wanita sulistya setia kan sudah ikut bela pati ketika junjungannya Adipati Karna gugur di medan baratayudha” Baca lebih lanjut

Membingkai Mimpi

Membingkai Mimpi

Membingkai mimpi

Membingkai mimpi

Menikmati ‘Mimpi yang Terkemas’ bagian dari ‘Blogger Punya Mimpi’ sungguh menggemaskan. Kerapihan Dea mengemas mimpi disajikan dengan apik oleh Mechta Deera. Menempatkan keutamaan dalam prioritas bekti menyentuh hati “biarlah mimpi itu tetap terkemas rapi karena senyum dan kebersamaan dengan ibu, jauh lebih berarti”…… Baca lebih lanjut

Permainan ember tumpah (aqua bucket)

Permainan ember tumpah (aqua bucket)

Bermain air siapa tak suka, tua muda besar kecil semua merasa senang berbasah ria. Salah satunya permainan ember tumpah (aqua bucket) olah raga yang dibarengi kegembiraan dan edukasi. Mengamati pergerakan ember setelah tumpah sangat menarik loh…..

Permainan ember tumpah

Permainan ember tumpah

Baca lebih lanjut