Tag

, ,

Puspa Asmara Dahana (2)

Anak Burung Belajar Hinggap di Dahan

Ini catatan di tahun 2016. Di penghujung musim penghujan tahun ini menapaki mangsa mareng akhir Maret, pohon di tepian rawa kaki Merbabu yang biasanya sunyi terasa riuh. Kawanan burung terbang dari aneka penjuru susuh untuk menyemarakkan perhelatan di ari tumpak kasih. Siklus kehidupan susuh burung berkembang. Dari RyNaRi menjadi RyNiNaRi. Anak burung mbarep membuat susuh.

Kini di awal April 2019, 3 tahun kemudian. Di penghujung musim penghujan tahun ini menapaki mangsa mareng. Kawanan burung terbang dari aneka penjuru susuh menuju kawasan Danau Toba di kaki Bukit Barisan, untuk menyemarakkan perhelatan di ari tumpak kasih. Siklus kehidupan susuh burung berkembang lagi. Dari RyNiNaRi menjadi RyNiNaKiRi. Anak burung tengah membuat susuh.

Kembali sepasang sayap induk burung merengkuh sepasang kepala teruna burung di hadapannya, tiada kata yang terucap, hanya batinnya mendaras puja puspa asmara dahana. Meramu budaya Tanah Toba, narasi kasih Ibu dan kearifan lokal dengan Jawa Tengah menjadi bagian budaya Nusantara. Kala dahana (api) asmara (cinta) asmarandana menabuh gambuh – melebur ego – merekat cita, mari berpandukan pada garan pusaka seturut tembang macapat asmarandana ini.

Gegaraning wong akrami
Dudu bandha dudu rupa
Amung ati pawitane
Luput pisan kena pisan
Yen gampang luwih gampang
Yen angel angel kelangkung
Tan kena tinumbas arta