Tag

, , , ,

Pesona Gasing Nusantara

1. Sebagian Gasing Nusantara

Sebagian Gasing Nusantara

Melanjutkan postingan pesona dolanan Nusantara, kali ini ekspresi kekaguman saya pada permainan gasing. Semula saya mempersepsikan gasing sebagai permainan dari Jawa tengah khusus untuk laki-laki, pemainnya bisa berkelompok maupun solo. Menyaksikan gelar permainan tradisional Nusantara, mengamati begitu banyak ragam gasing yang dikumpulkan dari pelosok Nusantara, mengobrol dengan Mas Endi Aras empunya museum Gasing dan Gudang Dolanan, persepsi saya bergeser.

buku-gasing (sumber)

buku-gasing (sumber)

“Gasing menjadi bagian dari pengikat kebhinekaan ya Mas, betapa antar daerah yang dipisahkan oleh laut memiliki unsur kesamaan gasing sang pemersatu” begitu awal ungkapan kekaguman saya.

Mas Endi Aras menjelaskan, bagi beliau gasing memiliki nilai filosofis yang mendalam, keseimbangan dalam artian yang sangat luas, seimbang jiwa raga, seimbang tata nilai.  “Keseimbangan dalam keberagaman Gasing Indonesia” yang dikupas tuntas dalam buku karya Endi Aras yang barusan dilaunching di event Pameran Permainan Rakyat Nusantara, inisiasi Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Buday yang diselenggarakan di Lawang Sewu.

Mas Rudy Salam, aktor asal salatiga menimpali “mari simak, saat gasing diam posisinya miring menyandar. Begitu ditarik tali secara pas, dia berputar seraya berdiri tegak. Begitupun dengan komunitas bahkan bangsa ini, harus dinamis berputar terus agar dapat melaju dan berdiri tegak. Dinamis dalam keseimbangan”

[Tukang kebun membatin gasing kesejahteraan berputar saat keseimbangan antara laju pengusahaan ekonomi produksi dan pemeliharaan lingkungan terjaga] Jadilah mengobrol tentang gasing dengan gayeng di undhakan (tangga) pendapa rumah Sitinggil, Muncul-Banyubiru-Semarang.

2. Pemerhati, penikmat dan penggembira gasing

Pemerhati, penikmat dan penggembira gasing [terima kasih Jeng Raras]

Sementara di halaman didemonstrasikan bagaimana membuat gasing mendesing…..

3. Ayun...tarik....gasing mendesing

Ayun…tarik….gasing mendesing

Main gasing....

Main gasing….

5. Gasing BangkaBelitung

Gasing BangkaBelitung

Aneka koleksi gasing Nusantara dipamerkan di pendapa. Masa kecil saya merekam gasing buluh bambu dengan sumbu tegak yang lebih dominan dari sumbu mendatar yang lazim disebut gaya Yogya  serta gasing kayu dengan dominansi sumbu mendatarnya. Terpesona dengan gasing Bangkabelitung dengan tampilan mirip guci berukuran cukup besar. Gasing dengan warna-warni ceria khas Bali.

Gasing sangat adaptif dengan perubahan waktu, semisal display evolusi gasing Lombok yang dijabarkan dalam delapan (8) generasi dari gasing segenggaman, berevolusi dari wujud hingga ukuran maupun asesori kawat baja hingga plat baja sehingga bobot satuan mencapai sekitar 3 kg per keping gasing.

7. Evolusi gasing Lombok

Evolusi gasing Lombok

8. Tahap Evolusi Gasing Lombok

Tahap Evolusi Gasing Lombok

Apresiasi untuk ketekunan Mas Endi Aras mendokumentasikan gasing Indonesia, pastinya wujud kecintaan atas permainan rakyat yang luar biasa. Lestari gasing Nusantara.