Tag

, , , , , ,

Paceklik…..

Mawar merah-kuning

Mawar (batik) merah-kuning (ngeblur)

‘Kenapa mbak, koq grenengan sendiri’

‘Iya, ini loh Bu, Mei baru berganti ke Juni koq sudah paceklik

Paceklik, gimana toh mbak?’

Lah ini tanaman sudah mangkir berbunga’

Pacar banyu ungu

Pacar banyu (Impatiens balsamina L.) ungu

Itu cara Mbak Im di rumah sedikit protes karena Ibunya malas dan selalu menunda menyediakan ramuan pupuk daun siap semprot. Mbak Im inilah yang rajin memelihara beberapa tanaman penghijau di teras depan dan pojok belakang rumah yang sempit. Bertanam tak bergantung pada luasan halaman, di ruang sempitpun tetap bisa bertanam entah di polibag ataupun pot. Siram menyiram, menggemburkan hingga mengganti media dengan penambahan pupuk kandang biasa Mbak Im lakukan sendiri. Hanya untuk pupuk daun perangsang pembungaan yang tak berani dilakukannya, karena pernah membuat adonan dan konsentrasinya terlalu pekat, alih-alih berbunga si tanamanpun sukses mengering. Ini penampilan merana yang dikeluhkan Mbak Im.

Kuning-lantana

Kuning-lantana (Lantana camara) alias tembelekan

Mawar merah hitam

Mawar merah hitam

Mawar merah jambu

Mawar merah jambu

Kuning-Cattleya

Kuning-Cattleya

Ungu-phalaenopsis

Ungu-Phalaenopsis si anggrek bulan

Usai dharma kami

Usai dharma kami

‘Ya wis, Ibu ngaku luput, malas menyediakan pupuk’ Lumayan koq masih ada yang bisa dinikmati. Lah kalau anggrek cattleya kuning dan mawar hitam merah melayu usai berdarma masih ada buah pare generasi ke2 siap berbagi.

Pare generasi ke 2

Pare (Momordica charantia) generasi ke 2

Ataupun melati yang tak pernah berhenti berbunga

Melati mewangi

Melati (Jasminum sambac) mewangi

[paceklik disini mengandung arti kiasan, artian sesungguhnya untuk menggambarkan kondisi rawan pangan]