Pesona Portulaca alias Krokot

Pesona Portulaca alias Krokot

Tanaman krokot atau portulaka termasuk genus/marga Portulaca dari suku Portulaceae. Terdapat sekitar 40-100 spesies (2 diantaranya adalah Portulaca oleracea dan Portulaca grandiflora) yang ditemukan di daerah tropis dan daerah bermusim empat. Tanaman ini bersifat sukulen dapat tumbuh dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Bila tumbuh disela tanaman utama yang diusahakan, tanaman krokot ini menjadi bagian dari gulma. Tanaman krokot berdasarkan kemanfaatannya dapat digunakan sebagai tanaman yang dapat dimakan (edible plant), beberapa orang menggunakan sebagai obat herbal dan beberapa jenis karena keindahan bunganya digunakan sebagai elemen taman.

Tanaman sayurKrokot yang termasuk tanaman yang dapat dikonsumsi (edible plant) adalah spesies Portulaca oleracea. Di daerah Jawa tengah dikonsumsi sebagai sayur pecel, lebih segar lagi untuk brambang asem (pedes asem segar, dengan bumbu racikan ibu). Batang krokot berbentuk bulat berwarna merah keunguan, tumbuh tegak atau setengah merambat di atas tanah. Berdaun tunggal, tebal berdaging berbentuk bujur telur. Warna permukaan atas daun hijau tua, permukaan bawahnya merah tua. Mahkota bunganya berjumlah lima buah, berwarna kuning dan kecil-kecil, umur bunganya sangat singkat bunga ini akan mekar pada pagi hari antara pukul 8.00-11.00 siang dan layu menjelang sore.

Portulaca oleracea

Portulaca oleracea

Sumber gambar

Tanaman obat herbal; Berkenaan dengan kandungan flavonoidnya krokot juga sering digunakan sebagai tanaman obat herbal. namun berhubung pemahaman saya tidak memadai, bagian tersebut dapat dikaji lebih lanjut dari sumber-sumber yang lebih mendukung.

Elemen Taman; Tanaman ini dikenal dengan nama bunga cantik manis atau bunga pukul delapan. Melalui pemuliaan tanaman didapat berbagai variasi warna bunga krokot yang indah. sosoknya yang setengah merunduk juga berfungsi sebagai tanaman penutup tanah. Sebagai elemen taman spesies  utamanya adalah Portulaca grandiflora. Sebagai pembeda diantaranya bentuk daun menjarum. Tanaman ini tidak membutuhkan syarat tumbuh yang rumit, tanah gembur dan air yang cukup sangat menunjang penampilan keindahan bunga. perbanyakan dapat dilakukan dengan biji ataupun setek batang. Pengaturan dalam border, kombinasi dengan  jenis dan tekstur tanaman yang beragam menonjolkan keindahan mahkota bunganya. Berikut beberapa penampilan cantiknya.

jambon tumpuk

Krokot cantik manis jambon tumpuk berenda

pink juga putih polos

Krokot cantik manis pink juga putih polos

kombinasi putih-pink

Krokot cantik manis kombinasi putih-pink, semburat lidah api pink di bagian tengah amboi cantiknya ....

About these ads

26 responses to “Pesona Portulaca alias Krokot

  1. hemm rupanya ada jenis2nya ya bu,

    krokot yang biasa saya tanam dan dirumah yang model daun,

    kalo yang ini malah ga tau namanya ternyata krokot juga, dulu banyak

    skrg punah smua dirumah :(
    ___
    Iya Jeng ada aneka jenis
    Loh malah bisa disayur nih yang jenis daun
    Ayook mau dikirim dari Salatiga? kering di pengiriman nggak ya..

  2. Ping-balik: Loh Kelihatan Aslinya …. | RyNaRi

  3. lha… ternyata si krokot tuh sodaranys sutra bombay tho? xixixi… baru tau mbak… yang satu disantap, satunya cukup dipandang saja…
    ___
    Nah Mama Widya juga kenal kembang sutra bombay ya, mungkin sama cerahnya ya
    Yook cari pecel krokot di Muncul

  4. saya nyoba dan tau kalau krokot bisa dimakan di Jawa. Pernah nyoba pecel dan brambang asemnya, langsung jatuh cinta.
    ternyata bunga pukul 8 termasuk krokot toh heehhe
    ____
    Urusan brambang asem postingan Uni rujukan saya. Saudaraan Uni tapi kelompok yang tidak lazim dimakan.
    Salam

  5. ternyata krokot boleh dimakan ya bun
    ___
    Ada jenis yang edible Jeng, ada yang krokot hias

  6. krokot dibuat pecel ya Mbak..kayaknya boleh nih nyoba..kreces kreces..
    _____
    Selamat masak pecel krokot Jeng, kreces kreces anyes di perut, memanen rejeki dari galengan sawah.

  7. Mbakyuu, mbok difoto brambang asem krokotnya. Ini sungguh unik, saya belum pernah mencoba. Penasaraaan….
    ____
    Pesanan diusahakan …. hayo Jeng ngasta sendiri masakan ini pasti tak kalah dengan rujak Yu Minah (muap Yu) Salam

  8. Krokot ini cocok untuk tanaman penutup tanah…Awal pindah rumah saya menanam krokot ini…tapi apa yang terjadi? Rupanya tikus got menggigit tanaman krokot, entah untuk melatih giginya, atau memang batang krokot manis dan renyah. Akibatnya terpaksa diganti dengan tanaman yang berbatang keras.
    ____
    Jadi gemes ya bu En krokot cantiknya ‘dinikmati’ tikus. Banyak tanaman cantik lain yang tidak dirusuhi tikus ya Bu En. Salam

  9. Ping-balik: Parade Putih | RyNaRi

  10. Bunga ini sering sekali menghias taman rumah dinas saya, selain bentuknya indah, perawatannya mudah, harganya juga sangat terjangkau…klop! ;)

    Klop Jeng Irma, moto saya: indah, mudah, murah, daaah. Selamat berkebun.

  11. Tanaman krokot ini bagus sekali, dan bunganya indah, digunakan sebagai penutup tanah, di antara bunga lainnya.
    Sayang di halaman saya tak sesuai, tanaman krokot saya selalu mati digigiti tikus got yang besar-besar…akhirnya memilih tanaman yang batangnya keras agar tak jadi ajang latihan tikus.

    Pemilihan jenis tanaman secara cerdik disesuaikan dengan lingkungan pendukung dan penghambatnya, selamat bertaman halaman bu En, salam

  12. dulu di depan halaman saya tanami bunga krokot ini. saya suka melihat bunga-bunga kecilnya. waktu itu tumbuh jadi banyak sekali…
    pernah juga saya makan daunnya. enak. segar. agak asem sedikit ya? :)

    Benar, mudah sekali berkembang jadi banyak. Jenis yang berbunga cantik dan yang bisa dimakan berbeda lho jeng, iya rasanya segar agak asem dan sedikit berlendir. salam

  13. sudah lama ndak lihat kembang krokot, lihat foto di atas jadi kangen sama kembang kembang di tanah air
    maturnuwun mbak :)

    Sami2 Jeng, sebagai penawar kangen sementara ya, Jadi semakin mengerti berada dimanapun tanah air tetap ‘ngangeni’, Salam

  14. Saya suka banget dengan Portulaca, Bu Prih. Kalau di Bali, yang bunganya besar dan menarik disebut Kembang Sutera Bombay. Mungkin karena warnanya memang mengingatkan kita pada kain dari India . Tanaman hias yang sangat menarik. Lambang kesetiaan.

    Tapi kalau yang lokal dan bunganya kecil-kecil kuning itu banyak tumbuh di tanah lapang dan pematang sawah, kalau di Bali namanya Dagdag – dianggap rerumputan. Bisa dimakan memang, tapi karena sangat melimpah, banyak juga peternak di kampung yang memasaknya untuk makanan babi biar cepat gendut…he he

    Kembang Sutera Bombay … pantes kemarin Uni Lily bilang karpet India .. inspirasi banyak sebutan cantiknya, trim Jeng Ade diperkaya maknanya.
    Dagdag setara krokot nih, pak Mars bilang pakan jangkrik … di Bali tuk ternak lain … lha koq saya buat pecel ya … kenekaragaman fungsi ya.

  15. wah..brambang asem…kulo remen niku…tapi brambang asem krokot dereng nate nyobi, bu…
    kulo kok pengen kembang cantik manis sing pethak semburat pink niku bu…hehe…

    Wah Jeng Mechta ngersakaken dhahar brambang asem krokot …
    mangga kaaturan pinarak Sal3 …..
    kadherekaken mundhut sepincuk ….
    Ugi sekar krokot pethak semburat jambon sepethuk ….

    (ini Jeng Mechta yang sedang kangen berbahasa Jawa)

  16. oalah aku sepertinya musti mencari nama Jepang dan nama latinnya. Kalau pandanganku di foto itu benar, mustinya sama sih dgn bunga kesukaanku

    Menarik sekali bila dilengkapi dengan nama Jepang, variasi lainnya masih sangat banyak yang belum diangkat. Salam

  17. yang bagian terakhir cantik2 banget bunganya….
    wah, benar2 nambah wawasan, saya taunya cuman bunga pkl 9 saja, :D

    sepertinya di tempat tinggal saya ga ada bunga jenis ini.. :D

    Mau dikirim dari sal3 Mab, Trim tuk *suka*nya, Salam

  18. Wah, baru tau kalo namanya krokot, selama ini taunya namanya kembang pukul 9 aja, hehe..

    Salah satu julukannya kembang pukul 9 (lebih lambat 1 jam, di sini pukul 8 hehe …) Trim tuk *suka*nya

  19. Baru tau kalau krokot ada berjenis-jenis…
    Yang saya tau cuman yang daunnya lebar itu,
    Biasanya untuk pakan jangkrik…

    Benar pak berjenis2, yang suka brambang asem krokot temannya jangkrik hehe, Salam

  20. loh ini bisa dimakan ya mbak?

    Jenis yang berbeda teteh, spesies yang tanaman hias bukan yang disayur

  21. Wah…kemarin ada yg request ttg krokot lgsg dibikinin sama ibu.. Sy masih penasaran sama makanan brambang asem itu Bu. Kalo gk salah ada di Solo (Jogja gk ada), apalagi yg sayurnya krokot. Jadi tambah pingin.

    Besok kl sdh punya halaman sendiri, bs kutanami krokot ini ya… Cantik…

    Terima pesanan postingan hehe ….. Jeng Tt lulus trus main ke ibu nanti kita buat brambang asem (nanya resep bumbu dulu ke eyang), Trim tuk *suka*nya, salam

    • Beneran ya Bu..
      Tt pny temen yg U**W jg, nanti kuminta anter tempat Ibu. Asiiik….bikin brambang asem bareng Bu Prih… ^_^

      Ditunggu jeng Tt, salam

      • Bu, jangan tt ajaaa.. aku juga mau..! :D
        di bukik gak ada masakan sayur krokot, hiks.

        Hayo Uni, dengan suka cita, krokot2 siapa mau ….

      • wih, ada sensor… hihihi….
        untung tadi pakai ID lain yg masuk moderasi ;)

        eMak, ayo ke Jogja, nanti kuajak tempat Bu Prih wis….

        Tadi bingung koq Jeng Tt masuk moderasi padahal sudah ‘pomah’, demi memadukan fun dan gawean aja. Hayo sahabat2, ku tunggu ngumpul di ‘kebun’ sal3, Salam

  22. cantik banget si krokot ini ya Ry
    ini tumbuhannya kalau gak salah merambat kayak rumput gitu ya Ry?
    ada yang bilang namanya karpet india ….hihihhi…. gak tau deh, apa aku yg salah ya ?
    ( kayaknya emang salah ) :D :D
    salam

    Betul Uni setengah menjalar di tanah. Karpet India? bisa jadi karena pedagang tanaman hias, suka membuat nama dagang misalnya dracaena jenis ‘song of India’ karena bentuknya yang meliuk sperti ular saat pawang meniup serulingnya hehe, Salam

    Catatan: Info dari Jeng Ade (di bawah), Uni betul bunga ini disebut Kembang Sutera Bombay, trim tuk *suka*nya

  23. Kalau makan di Lembur Kuring, sepertinya Krokot ini disajikan sebagai salah satu lalap deh Mbak. Aku ingat pernah mencoba, rasanya asem-asem begitu. Ternyata kalau berbunga cantik juga ya..Dan bunga ini sering kita temukan di pinggir jalan..

    Beda spesies antara yang dilalap, benar rasanya asem2 unik (P oleracea) dengan tanaman hiasnya (P grandiflora) Uni, Salam

    Trim tuk *suka* nya

Terimakasih, puspa dari sahabat sungguh berharga.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s